Eksis Budidaya Lebah Klanceng yang Bernilai Jual Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus Sutoyo sedang memeriksa sarang lebah klanceng miliknya. SP/ MGT
Agus Sutoyo sedang memeriksa sarang lebah klanceng miliknya. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Biasanya kebanyakan orang membudidayakan lebah madu karena untuk diambil madunya. Namun Agus Sutoyo memilih ternak lebah klanceng daripada lebah madu pada umumnya, hal ini karena belum banyak yang membudidayakan.

Selain itu madu lebah klanceng banyak dicari, hal tersebut yang membuat madu lebah klanceng di hargai lebih tinggi dari madu lebah ternak. Di pasaran, madu lebah klanceng kemasan 140 mililiter (ml) dihargai Rp 59.000, sedang madu randu dengan kemasan sama hanya Rp 35.000.

Tak hanya itu, yang membedakan lebah madu dengan lebah klanceng adalah pada fisiknya. Pada lebah klanceng memiliki fisik mungil, hampir sama dengan semut rangrang. Sedangkan lebah madu berbadan besar, tiga atau lima kali lipat dari ukuran semut rangrang.

Ada selisih yang lumayan, karena tingkat kesulitan budidaya lebah klanceng lebih tinggi dibandingkan lebah madu ternak, juga resiko untuk mendapatkan sarang lebah klanceng.

Madu lebah klanceng dipercaya bisa menambah imun (kekebalan tubuh) hingga stamina meningkat dan menyuburkan kandungan. Karenanya, madu lebah klanceng banyak dicari dan bernilai jual tinggi. Sehingga ada pemahaman di masyarakat kalau madu lebah klanceng bukan madu biasa.

Agus Sutoyo mengaku, tidak pernah takut saat mengawali membudidayakan lebah klanceng ini. Karenanya, setiap hari dari pagi hingga menjelang sore ia blusukan ke rerimbunan rumpun bambu untuk mencari sarang lebah klanceng.

"Kalau kita menemukan sarang lebah klanceng, harus ditebas bambu dan membelahnya. Kemudian sarang lebah klanceng yang kita temukan dipindah ke kotak untuk pembudidayaan,” jelasnya.

Dalam pembudidayaan madu lebah klanceng itu, Agus dibantu temannya Supri, pemuda yang masih tetangganya sendiri itu membantu juga sambil belajar pembudidayaan. Berkat ketekunan, kesabaran dan keberaniannya, Agus Sutoyo, sukses membudidayakan lebah klanceng.

Mungkin Agus jadi yang pertama kali membudidayakan lebah klanceng di Magetan. Karena harga madu lebah klanceng di hargai lebih tinggi dari madu ternak biasa, kini membuat taraf hidup Agus Sutoyo meningkat dibanding pemuda sebayanya yang menunggu tawaran pekerjaan.

Sarang beserta lebah klanceng ini, setelah ditaruh di kotak kemudian dibudidayakan dan diambil madunya setelah cukup umur. Biasanya, setiap tiga bulan sarang lebah klanceng yang dibudidayakan itu dipanen. Dsy5

Berita Terbaru

Gresik dan Lamongan Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Berbasis Energi di TPA Ngipik

Gresik dan Lamongan Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Berbasis Energi di TPA Ngipik

Rabu, 08 Apr 2026 10:08 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 10:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam rangka memperkuat kerja sama p…

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…