BB Narkoba Senilai Rp 400 Juta Dimusnahkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemusnahan BB narkoba di Kejari Kediri.
Pemusnahan BB narkoba di Kejari Kediri.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Barang bukti narkotika dan obat terlarang senilai Rp 400 juta dimusnahkan Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Jawa Timur. Barang bukti yang dimusnahkan itu telah berkekuatan hukum tetap.

"Kami melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika. Tentunya pemusnahan obat terlarang ini dalam rangka Kejaksaan ikut memberantas peredaran gelap narkotika," kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Sofyan Selle, di Kediri, Kamis (19/8).

Ia mengatakan barang bukti yang dimusnahkan, antara lain 421,42 gram sabu-sabu lengkap dengan alat hisap, obat keras dobel l sebanyak 254.211 butir, ganja kering 2,03 gram, ineks 26 butir, diazepam 215 butir, dan valdimex 10 butir.

Pemusnahan barang bukti itu dilakukan setelah ada kekuatan hukum dari perkara penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut. Pelaksanaan pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Kejari Kota Kediri.

"Kejaksaan punya kewenangan dari barang bukti perkara yang telah punya kekuatan hukum tetap. Ini ada sekitar Rp400 juta jika dinilai uang," kata dia.

Ia mengatakan barang bukti itu hasil sidang perkara selama enam bulan pada masa pandemi COVID-19. Kejari Kediri melakukan pemusnahan barang bukti setiap enam bulan sekali sehingga setelah semester pertama perkara selesai diputuskan dikumpulkan dan dimusnahkan.

Ia mengatakan dari hasil barang bukti itu sebenarnya ada penurunan jumlah ketimbang semester sebelumnya. Persentase penurunan sekitar 50 persen yang dimungkinkan karena efek PPKM selama pandemi COVID-19.

"Untuk narkoba memang berkurang tapi yang dobel l tetap, karena ini melanggar UU Kesehatan. Ini agak berkurang ketimbang sebelumnya, persentasenya sekitar 50 persen ketimbang semester kemarin," ujar dia.

Kegiatan itu dihadiri jajaran Kejari Kota Kediri, dan perwakilan BNN Kota Kediri. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar yang dilakukan di halaman Kejari Kediri.

Seluruh barang bukti dikumpulkan terlebih dahulu selanjutnya ditaruh di tong sampah. Di atas tumpukan narkoba itu, disiram bahan bakar minyak (BBM), agar lebih mudah terbakar saat proses pemusnahan berlangsung.

Kegiatan pemusnahan tidak mengundang banyak tamu, karena masih pandemi COVID-19, sehingga mengurangi kerumunan massa. 

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…