Pernah Kemalingan, Kini Sukses Bisnis Kue Keranjang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu produk kue Ny. Lauw. SP/ JKT
Salah satu produk kue Ny. Lauw. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ny. Lauw (Lauw Kim Wie) tidak hanya membuat kue keranjang. Sehari-hari, mereka memproduksi dodol aneka rasa. Ada durian, wijen, cempedak, dll. Namun setahun sekali, setiap Imlek mereka akan memproduksi kue keranjang.

Winawati sempat mengalami kemunduran dalam berbisnis. Apalagi ia sempat tertimpa musibah kemalingan sehingga barang-barang berharga di rumahnya habis. Ia pun harus meminjam uang dan menjual mobil suaminya untuk mengumpulkan kembali modal agar bisa memulihkan bisnisnya yang jatuh. Beruntung ada seorang ibu haji yang baik hati yang mau membantunya kala itu, sehingga ia bisa memulai kembali bisnisnya.

Mengenai penggunaan nama Lauw Kim Wie di belakang merek dagang Ny. Lauw, Winawati mengatakan itu untuk membedakan dengan dagangan saudara-saudara yang lain.

Dodol, kue keranjang dan kue-kue lainnya produksi Winawati mayoritas dipasarkan di Jabodetabek. Selain di supermarket, toko-toko buah, restoran dan toko oleh-oleh di wilayah Cisarua, Puncak, dsb.

Ada juga pelanggan yang membeli kue Ny. Lauw (Lauw Kim Wie) untuk dijual online. Untuk membuat dodol dan kue keranjang. dalam sebulan, mereka menghabiskan setidaknya 10 ton tepung beras ketan.

Menurut Winawati, ada satu hal yang membuat pelanggannya setia. Selain rasa yang tidak dapat dibohongi, ternyata faktor penting lainnya adalah soal harga.

“Di awal berbisnis, produksi memang tidak banyak. Hanya berdasarkan pesanan, jadi langsung habis. Namun sejak 1984, produk kami semakin ramai dicari orang. Produksi pun meningkat, tak hanya berdasarkan pesanan saja,” tutur Winawati yang juga akrab disapa Ci Iin oleh warga sekitar.

Sementara itu. saat menjelang. Imlek, Winawati bisa mempekerjakan hingga 150 orang karyawan untuk dapat memenuhi seluruh pesanan yang berasal dari seputar Jabodetabek. Dsy6

 

Berita Terbaru

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wali Kota Madiun nonaktif Maidi membantah seluruh keterangan empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem…

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Norwegia akan menghadapi Inggris pada pukul 4 pagi tanggal 12 Juli di Stadion Miami. Haaland sedang dalam performa gemilang dengan…

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memiliki harta kekayaan sebesar Rp18.261.445.180. Harta…

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - l Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi sorotan publik, setelah kediamannya…

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta publik tidak membangun kesimpulan dari informasi yang belum terkonfirmasi. Dia juga berharap…

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) mendesak Kortas Tipikor Polri agar memeriksa seluruh pihak yang…