Gerindra: Terawan-Fadilah Sebaiknya Masukan Tim PPKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dr Terawan Agus Putranto (kanan), dr Siti Fadilah Supari (kiri)
dr Terawan Agus Putranto (kanan), dr Siti Fadilah Supari (kiri)

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengusulkan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, untuk memimpin pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) . Prabowo diusulkan didampingi dua mantan Menteri Kesehatan senior. Kedua mantan menkes masuk di tim PPKM dalam komando Prabowo Subianto. Dua mantan Menkes itu yakni Dr. Terawan Eko Putranto dan Prof. Dr. Siti Fadilah Supari.

BHS menilai, saat ini perlu ada perbaikan dalam pelaksanaan PPKM yang dimulai sejak 3 Juli 2021. Dia mengusulkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai Koordinator PPKM karena serangan Covid-19 erat hubungannya dengan pertahanan negara.

"Mitigasi bencana ini penting karena menjadi dasar pemerintah membuat kebijakan. Di dalam mitigasi, ada pemetaan masalah yang benar, termasuk cara mengatasi dan antisipasi yang disiapkan dari sisi infrastruktur dalam penanganan Covid-19 secara nasional," ujar BHS dalam keterangan tertulis pada Jumat (20/8/2021).

 

Pemerintah Kuwalahan

Infrastruktur dimaksud bisa berupa rumah sakit dan peralatan kesehatan lainnya, seperti tabung oksigen dan obat-obatan yang dibutuhkan pasien Covid-19. Karena tidak ada mitigasi bencana yang matang, terlihatlah pemerintah kewalahan saat terjadi lonjakan kasus positif beberapa waktu lalu.

"Buktinya ketika terjadi lonjakan kasus Covid-19 tanggal 3 Juli lalu, penerapan PPKM Darurat itu kurang siap. Bahkan, perangkat negara kurang siap dalam menganalisis lonjakan kasus Covid-19. Ini semua karena tidak adanya mitigasi bencana itu," ujar mantang anggota DPR RI tersebut.

Agar sejumlah kegagalan tidak terjadi lagi ke depan, alumnus Teknik Perkapalan ITS Surabaya itu mengusulkan agar Presiden Joko Widodo memperkuat tim koordinator penanganan PPKM maupun Satgas COVID-19. BHS mengusulkan sejumlah nama agar masuk menjadi Koordinator pelaksana PPKM. Di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

BHS beralasan, Menteri Pertahanan sudah semestinya diserahi tanggung jawab ini, karena serangan Covid-19 berdampak pada menurunnya kualitas sumber daya manusia. Yang itu, secara tidak langsung berpengaruh pada pertahanan negara.

"Negara ini diserang Covid-19. Yang paling rentan diserang SDM-nya. Padahal, SDM ini tidak boleh rapuh karena dihancurkan 'peperangan' melawan Covid-19. Negara ini harus kuat dengan SDM yang kuat pula," jelas BHS.

"SDM itu nomor satu karena SDM aset terbesar dari pertahanan negara. Peralatan secanggih apapun, enggak bisa kalau tidak ada SDM-nya. Jadi, aset manusia nomor satu," tegas Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Provinsi Jatim. n rko/cr3/rmc

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…