WN Afghanistan Gelar Aksi Damai, Tuntut 3 Opsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan WN Afghanistan menggelar aksi damai di Rusunawa Puspa Agro Desa Jemundo, Taman, Selasa (24/8).
Ratusan WN Afghanistan menggelar aksi damai di Rusunawa Puspa Agro Desa Jemundo, Taman, Selasa (24/8).

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Ratusan WN Afghanistan menggelar aksi damai di Rusunawa Puspa Agro Desa Jemundo, Taman, Selasa (24/8). Dalam aksi damai tersebut, 244 WN Afghanistan membentangkan beragam poster berisi tuntutan dan harapan terhadap saudara di negaranya yang sudah dikuasai Taliban.

Di antaranya Afgans Refugees Need Help (Pengungsi Afghanistan butuh bantuan), Stand With Afghanistan (Bersama dengan Afghanistan, Our Families Are Not safe In Afghanistan (keluarga kami tidak aman di Afghanistan), We Want Resettlement (Kami ingin dipindahkan), #Resettle Afghan Refugees From Indonesia Afghanistan Is Not Safe (Pindahkan pengungsi Afghanistan dari Indonesia, Afghanistan tidak aman, Help Refugees In Indonesia (Tolong pengungsi di Indonesia).

Meski tidak melakukan orasi, para pencari suaka asal Afghanistan ini menuntut agar segera dipindah ke negara ketiga. Salah satunya Australia atau Amerika Serikat (AS).

"Kami berharap terhadap UNHCR Indonesia untuk memperhatikan dan mengirim kami ke negara ketiga yang bisa menerima kami. Pokoknya di manapun yang bisa menerima kami," kata seorang pengungsi, Moh Hadi (25) di lokasi.

Di tengah aksi damai yang dilakukan para pengngsi, mereka mendengarkan penjelasan pihak UNHCR Indonesia yang dilihat di sebuah layar proyektor. Mereka mendengarkan perwakilan UNHCR hingga pukul 14.30 WIB.

Sementara itu, Kasubsi Ketertiban Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya Wahyu Tri Wibowo mengaku aksi yang dilakukan pencari suaka WN Afghanistan ini merupakan sikap simpatik yang dilakukan. Sebab menurut mereka, kondisi negaranya sedang buruk.

"Satgas melakukan pendekatan persuasif dengan mereka. Kami memberikan pengertian dan menyediakan tempat serta waktu tapi (Aksinya) harus berjalan tertib dan tidak keluar area," kata Wahyu Tri Wibowo kepada wartawan di Rusunawa Sidoarjo, Selasa (24/8/2021).

Ia mengaku para WNA Afghanistan tersebut berkeinginan agar keluarganya dipindahkan atau difungsikan.

“Dari mereka (WN Afghanistan) meminta 3 opsi. Salah satunya Resettlement, tapi itu tidak mungkin karena wewenang UNHCR. Opsi lain keluarganya minta dibawa ke sini, tapi tidak mungkin karena akan membebani pemerintah,” jelasnya.  

Berita Terbaru

Polres Madiun Kota Sampaikan Keterangan Resmi

Polres Madiun Kota Sampaikan Keterangan Resmi

Jumat, 16 Jan 2026 13:05 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 13:05 WIB

Terkait Dugaan Keterlibatan Oknum Anggotanya dalam Kasus Narkoba…

Kapolres Gresik Cek Kesiapan Mako dan Rutan, Tekankan Pelayanan Humanis

Kapolres Gresik Cek Kesiapan Mako dan Rutan, Tekankan Pelayanan Humanis

Jumat, 16 Jan 2026 13:02 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 13:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melaksanakan pengecekan langsung terhadap kesiapan Markas Komando (Mako) Polres Gresik, t…

Polres Madiun Dalami Dugaan Oknum Polisi Terlibat Peredaran Narkoba 

Polres Madiun Dalami Dugaan Oknum Polisi Terlibat Peredaran Narkoba 

Jumat, 16 Jan 2026 11:18 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 11:18 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Oknum anggota Polri berinisial HN, salah satu dari empat anggota Polres Madiun Kota yang diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba d…

Eggi Sudjana Ajak Damai Jokowi, Roy Suryo Tidak

Eggi Sudjana Ajak Damai Jokowi, Roy Suryo Tidak

Selasa, 13 Jan 2026 19:41 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 19:41 WIB

Keduanya Berasal dari 8 Tersangka Kasus yang Dilaporkan oleh Jokowi       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Delapan aktivis yang mempersoalkan keaslian ijasah Jo…

Prabowo Sentil Penganalisis Kabinet Pecah, PKB, Golkar dan Demokrat Bereaksi

Prabowo Sentil Penganalisis Kabinet Pecah, PKB, Golkar dan Demokrat Bereaksi

Selasa, 13 Jan 2026 19:38 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto,  menyentil orang yang bicara di media sosial menganalisis terjadi perpecahan di lingkungannya. Prabowo …

Dua Cewek Bikin Terperangah Pengunjung Sidang Dugaan Korupsi Nadiem

Dua Cewek Bikin Terperangah Pengunjung Sidang Dugaan Korupsi Nadiem

Selasa, 13 Jan 2026 19:36 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Cepy Lukman Rusdiana, Mantan Plt Kasubdit Fasilitasi Sarana, Prasarana dan Tata Kelola Direktorat Sekolah Menengah Pertama pada…