Pria Botak Berisiko Tinggi Terinfeksi Covid-19 Parah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pria botak karena kerontokan rambut. SP/ SBY
Pria botak karena kerontokan rambut. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Studi baru menemukan hubungan mengejutkan antara pria botak dan tingkat keparahan yang lebih tinggi dari Covid-19. 79 Persen pria yang diteliti dalam sampelnya yang dirawat di rumah sakit dengan virus covid-19 adalah pria botak.

Temuan ini mengaitkan biomarker yang berkaitan dengan kerontokan rambut, dengan infeksi Covid-19 yang parah.

Versi pra-cetak dari makalah oleh Carlos Wambier, seorang peneliti di Brown University, Amerika Serikat menghubungkan androgen atau hormon pria sebagai gerbang bagi virus corona untuk memasuki sel manusia.

"Wawasan utama adalah bahwa aktivasi androgen berlebih - pada dasarnya, hormon yang mengatur apa yang kita anggap sebagai karakteristik pria - secara intrinsik terkait dengan kerentanan pasien terhadap SARS-CoV-2," kata Wambier, Rabu (25/8/2021).

Sementara itu, temuan yang dipresentasikan pada Simposium Musim Semi EADV menunjukkan bahwa pria dengan karakteristik genetik yang sensitif terhadap hormon seks pria androgen lebih mungkin mengalami penyakit Covid-19 yang parah.

Para peneliti telah menemukan biomarker baru untuk mengidentifikasi pasien Covid-19 pria yang paling berisiko untuk masuk ICU.

Karena jumlah pria yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 tidak proporsional, para peneliti didorong untuk mempelajari kemungkinan hubungan antara gen reseptor androgen (AR) dengan Covid-19.

Penelitian ini mengidentifikasi hubungan antara daerah pengulangan poliglutamin yang terletak di gen AR dan kecenderungan seseorang untuk meningkatkan keparahan Covid-19.

Androgenetic alopecia diketahui dikendalikan oleh variasi gen AR yang mempengaruhi seberapa sensitif tubuh terhadap androgen, termasuk hormon seperti testosteron. Studi ini mengamati 65 pria positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dengan panjang pengulangan AR dan poliglutamin mereka.

Tercatat bahwa pasien Covid-19 pria dengan pengulangan poliglutamin, yang di bawah 22 nukleotida, secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di ICU dibandingkan pasien dengan jumlah pengulangan poliglutamin lebih atau sama dengan 22 nukleotida.

Kebotakan pola pria, atau androgenetic alopecia, adalah jenis kerontokan rambut yang umum dikatakan mempengaruhi sekitar 50% pria berusia di atas 50 tahun. Hal ini diduga disebabkan oleh faktor genetik dan hormonal. Dsy9

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…