Jambret HP, 2 Warga Surabaya Dimassa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kedua tersangka dirawat di RSUD Sidoarjo setelah babak belur dihajar warga.
Kedua tersangka dirawat di RSUD Sidoarjo setelah babak belur dihajar warga.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Dua warga Surabaya babak belur dihajar massa karena mencuri handphone. Kedua pelaku yakni Muzaki (35) asal Sidodadi, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya dan Usman Ali (28) asal Bulak Banteng, Kelurahan Sidotopo, Surabaya.

Peristiwa perampasan handphone milik Rizal asal Sawotratap, Kecamatan Gedangan itu terjadi pada Kamis (26/8/2021) sekitar pukul 02.30 WIB.

Awalnya, korban sedang asyik bermain game. Saat asyik bermain game, datang tersangka Muzaki dengan berjalan kaki menuju korban. Saat dekat, Muzaki langsung merampas handphone milik korban dan langsung melarikan diri.

"Setelah berhasil merebut handphone, tersangka Muzaki langsung lari ke jalan yang saat itu ada Usman, teman tersangka yang menunggu di pinggir jalan mengunakan sepeda motor," kata Kapolsek Gedangan Kompol Hery Siswoko.

Tak ingin kehilangan handphone-nya, korban lantas mengejar tersangka sambil teriak maling. Beruntung korban dapat meraih tersangka yang waktu itu berada di atas motor, sehingga korban terseret.

"Waktu terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku, datang seorang warga sekitar dan menendang tersangka Usman hingga jatuh ke aspal. Setelah itu datang warga lain ikut membantu menangkap tersangka," terangnya.

Karena geram dengan ulah pelaku, warga sekitar langsung menghakimi massa. Meski begitu, tersangka Usman sempat berhasil kabur. Namun kembali berhasil ditangkap saat sembunyi di rumah warga.

Setelah kejadian itu, kedua tersangka diserahkan ke polisi guna pemeriksaan lebih lanjut. "Karena kedua tersangka mengalami luka serius, kami bawa ke RSUD Sidoarjo sebelum kami penjarakan," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Siapkan Generasi Digital Indonesia, BSI Biayai Talenta IT Cilik Yang Diapresiasi NASA

Siapkan Generasi Digital Indonesia, BSI Biayai Talenta IT Cilik Yang Diapresiasi NASA

Jumat, 24 Jul 2026 14:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Di tengah kebutuhan Indonesia akan talenta digital yang semakin besar, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mensuport i…

Said Abdullah: RedTalk Jadi Wadah Bersama, Tempat Mendengar Suara Anak Muda

Said Abdullah: RedTalk Jadi Wadah Bersama, Tempat Mendengar Suara Anak Muda

Jumat, 24 Jul 2026 14:17 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan RedTalk merupakan ruang dialog yang dibangun untuk mendengar aspirasi …

Klarifikasi Korlantas Polri: Isu Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Dipastikan Hoaks!

Klarifikasi Korlantas Polri: Isu Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Dipastikan Hoaks!

Jumat, 24 Jul 2026 12:46 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Seiring beredarnya informasi di medsos dan media-media online tentang adanya aturan baru yang menyebut pengendara sepeda motor d…

Bank Mandiri Taspen dan PT Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

Bank Mandiri Taspen dan PT Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

Jumat, 24 Jul 2026 11:15 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 11:15 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen bersama PT Taspen menyerahkan santunan kepada ahli waris Almarhum Rahmad Gobel, Anggota DPR RI periode 2…

Sidang Maidi, Direktur PT Rajawali Akui Serahkan Dana Kampanye Maidi ke Camat Manguharjo   ‎

Sidang Maidi, Direktur PT Rajawali Akui Serahkan Dana Kampanye Maidi ke Camat Manguharjo  ‎

Jumat, 24 Jul 2026 10:15 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 10:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Nama Camat Manguharjo, Lita Febriana Hapsari, muncul dalam persidangan dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek …

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan orang dekat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel, mengaku mengelola dana sebesar Rp7 m…