PTM Terbatas 30 Agustus, Bupati Sidoarjo Tinjau Simulasi di MI Muslimat NU Pucang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sidoarjo langsung melakukan peninjauan, melihat kondisi Simulasi PTM di Madrasah Ibtidaiyah Muslimat NU Pucang Sidoarjo, Jumat (27/8/2021) tadi pagi. SP/GELORAJATIM
Bupati Sidoarjo langsung melakukan peninjauan, melihat kondisi Simulasi PTM di Madrasah Ibtidaiyah Muslimat NU Pucang Sidoarjo, Jumat (27/8/2021) tadi pagi. SP/GELORAJATIM

i

SURABAYAPAGI, Sidoarjo  -  SSekolah Dasar (SD) sederajat di Kabupaten Sidoarjo akan menggelar PTM (Pembelajaran Tatap Muka) secara terbatas. PTM terbatas ini digelar secara serentak dimana akan dimulai pada Senin, 30 Agusuts 2021 nanti.

Bupati Sidoarjo langsung melakukan peninjauan, melihat kondisi Simulasi PTM di Madrasah Ibtidaiyah Muslimat NU Pucang Sidoarjo, Jumat (27/8/2021) tadi pagi.

Kehadiran Bupati Sidoarjo Achmad Muhdlor Ali, SIP yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Drs. Ec. Asrofi dan Kasi Madrasah Kemenag Sidoarjo Abdurrahman, disambut langsung oleh Kepala MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo, Dr. M. Hamim Thohari, S.Pd.,MM bersama jajaranya.

Usai keliling memantau keberadaan Simulasi PTM di beberapa kelas, Bupati Sidoarjo Achmad Muhdlor menjelaskan kalau kehadiran kami di MI Muslimat NU ini melihat apakah sudah sesuai dengan protokol kesehatannya berjalan dengan baik. Kapasitasnya melebihi atau tidak, ternyata semuanya sudah dijalankan dengan baik. “Simulasi PTM hari ini yang siswa kelas satu saja. Karena kelas satu ini ketemu gurunya saja belum pernah. Ketemu temannya juga belum pernah,” jelas Gus Muhdlor sapaan akrabnya.

Gus Muhdlor juga menginstruksikan pada Senin 30 Agustus 2021 nanti, Insya Allah semua serentak bisa masuk untuk sekolah SD, MI, SLB sederajat. Ini kesempatan diambil oleh Kabupaten Sidoarjo, memang PPKM 1, 2 dan 3 sesuai dengan Inmendagri diperbolehkan untuk PTM terbatas tanpa menyangkutpautkan dengan vaksin. “Apalagi untuk siswa SD, MI tidak memungkinkan untuk divaksin, karena usianya dibawah 12 tahun,” tegasnya.

Sementara untuk SMP, MTs akan kita prioritaskan segera vaksinasi sehingga kedepan bisa masuk secara bertahap. “Jadi ini adalah kebijakan yang diambil oleh Bupati, adalah untuk kelas-kelas SKS atau Akselerasi yang ditempuh hanya dua tahun. Kalau mereka minim tatap muka pembelajaraannya akan terganggu. Oleh karena itu kami berikan kelonggaran, dan itu tidak melanggar Inmendagri 35 tahun 2021,” terang Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor terangkan lagi, kondisi ini tidak perlu ada lagi surat edaran bupati karena sudah sesuai dengan Inmendagri 35 tahun 2021. Kita pakai langkah adaktif, kalau ada instruksi masuk ya masuk, jika dalam lima hari ada masalah terkait covid 19 harus kita tutup, maka pihak sekolah juga harus cepat menyesuaikan diri. “Kondisi sekarang sistemnya ya seperti itu, menyesuaikan dengan kondisi pandemi virus Covid 19,” pungkas Gus Muhdlor.

Kepala MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo Dr. M. Hamim Thohari, S.Pd.,MM mengacu para SE Bupati Sidoarjo tanggal 24 Agustus 2021, kalau simulasi ini kami awali dengan siswa kelas 1 dulu, karena kelas 1 ini biar ada adaptasi dengan sekolahan, gurunya maupun teman-temannya. “Kedepan akan kita masukkan untuk kels 1, 2 dan 3 karena kapasitasnya hanya 50 persen. Kalau sudah terevaluasi dengan baik, berikutnya kita masukkan secara bergantian kelas 4, 5 dan 6 dengan prokes yang ketat,” jelasnya.

Hal ini kami lakukan agar tidak terjadi kerumunan, karena jumlah 1.200 siswa. Kami juga sudah koordinasi dengan wali murid, dan antusiasnya sangat luar biasa. “Mereka sebagaian besar ingin anaknya sekolah secara tatap muka, dan lagi porses pembelajarannya semua menggunakan bahasa Inggris. Makanya orang tua banyak yang menginginkan sekolah tata muka,” pungkas Hamim Thohari.sd1/na

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…