Tips Mengatasi Kram Perut saat Menstruasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gejala kram perut saat wanita mengalami menstruasi. SP/ SBY
Gejala kram perut saat wanita mengalami menstruasi. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kram perut membuat perut terasa panas, nyeri, pedih, hingga sampai lemas. Ini membuat badan tak nyaman, khususnya bagi perempuan yang merasakan kram perut saat menstruasi. Umumnya, kram perut yang ringan dapat diobati dengan pengobatan rumahan. berikut beberapa cara yang bisa Anda coba untuk meredakan kram perut saat menstruasi.

kram terjadi karena otot-otot rahim berkontraksi untuk melepaskan lapisan yang terbentuk. Jadi, saat otot-otot ini bekerja, mungkin mengalami kram yang menyakitkan.

Namun jangan khawatir, lalukan pemijatan dengan minyak esensial aromatik dapat mengurangi dna mengobati obat kram perut yang bagus untuk menghilangkan rasa sakit. Terapi pijat untuk menstruasi melibatkan penekanan titik-titik tertentu di perut, samping, dan punggung Anda. Selalu encerkan minyak esensial sebelum memakainya.

Yoga merupakan latihan ringan yang berfungsi sebagai obat kram menstruasi yang efektif. Beberapa pose yoga yang harus Anda coba untuk meredakan kram adalah baddha konasana, balasana, bharadvaja, dan viparita karani. Jangan melakukan pose terbalik, karena dapat mengganggu aliran darah.

Rahim adalah otot, jadi tenangkan seperti Anda menenangkan otot lain dengan memberikannya sesuatu yang hangat. Menggunakan bantal pemanas atau botol air panas adalah obat kram menstruasi yang bermanfaat, dan penelitian juga mendukung klaim ini.

Ini membantu meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh kram. Jika Anda tidak memiliki bantal pemanas, Anda bisa menggunakan handuk panas. Jika mau, Anda juga bisa membuat bantal pemanas sendiri.

Teh herbal tidak hanya menenangkan tetapi juga obat kram menstruasi yang efektif. Menurut ahli gizi, teh herbal tertentu dapat membantu meredakan kram menstruasi, meskipun penelitian tentang hal yang sama masih langka.

Untuk nyeri haid, teh chamomile dan peppermint direkomendasikan. Saat menstruasi, hindari makanan yang menyebabkan kembung dan retensi air. Di antaranya adalah makanan berlemak, mengandung garam tinggi, alkohol, kafein, dan minuan bersoda. Jangan minum kopi dan gantiah dengan teh jahe. Selain itu makanlah buah-buahan seperti stroberi atau raspberry. Dsy8

 

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…