Finis di Peringkat 13, Gagal Raih Mendali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perenang Syuci Indriani. SP/ Paralimpiade Tokyo
Perenang Syuci Indriani. SP/ Paralimpiade Tokyo

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Syuci Indriani, perenang Indonesia di nomor gaya ganti perorangan SB14 putri gagal memperoleh mendali di Paralimpiade Tokyo 2020 pada Selasa (31/8/2021) pagi WIB. Syuci finis di peringkat 13 dari hasil keseluruhan akhir.

Syuci mencatatkan waktu 2 menit 40,46 detik dan finis ke empat dari enam atlet yang ada pada sesi tersebut. Dia tertinggal 13,62 detik dari pemenang pada heat 2, Valeriia Shabalina.

Saat itu dia berhasil lolos ke babak final nomor gaya ganti perseorangan SB14 putri, meski akhirnya harus pulang tanpa medali karena finis di urutan tujuh. Selain itu, saat di Rio, dia juga lolos ke babak final nomor 100 m gaya dada SM14 dan finis di posisi delapan.

Dengan hasil ini, Syuci sudah gagal di tiga nomor pada Paralimpiade Tokyo 2020. Sebelumnya, dia juga tak mampu melaju ke final saat turun di nomor 100 m gaya kupu-kupu SM14 putri dan nomor 100 m gaya dada SM14. Kegagalannya pada nomor gaya ganti perseorangan menutup peluangnya untuk membawa pulang medali ke Indonesia.

Padahal, saat gelaran Asian Paragames 2018 di Jakarta-Palembang, dia berhasil menyabet dua medali emas sekaligus. Dia juara di nomor 200 m gaya ganti perseorangan SM14 putri dan 100 m gaya dada SM14.

Sementara itu, Shabalina yang mewakili Rusia berhasil mencatatkan waktu 2 menit 26,84 detik dan membuatnya duduk di puncak klasemen dari total 17 atlet yang bersaing pada heat 1, heat 2 dan heat 3. Dibelakangnya, ada wakil Britania Raya, Beltany Firth, yang berhasil finis dengan waktu 2 menit 27,16 detik.

Setelah itu, di posisi tiga dan empat ditempati oleh wakil Britania Raya lainnya, Jessica-Jane Applegate, dan wakil Australia, Palge Leonhardt. Mereka berdua masing-masing mencatatkan waktu 2 menit 31,48 detik dan 2 menit 32,70 detik. Lalu, Pernilla Lindberg melengkapi posisi lima besar dengan waktu 2 menit 34 detik.

Tiga atlet lainnya yang berhasil lolos ke babak final adalah Mami Inoue asal Jepang, Ruby Storm asal Australia dan Janina Falk yang mewakili Austria. Mereka bertiga berhasil lolos ke final dengan menorehkan waktu masing-masing 2 menit 36,60 detik, 2 menit 36,74 detik dan 2 menit 37,51 detik. Dsy11

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…