Sidak PTM Hari Ketiga, Wali Kota Kumpulkan Kepala Sekolah dan Beri Tantangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari saat sidak PTM hari ketiga di SMPN 8 Kota Mojokerto.SP/Dwy AS
Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari saat sidak PTM hari ketiga di SMPN 8 Kota Mojokerto.SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD dan SMP Kota Mojokerto. 

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Amin Wachid, Wali Kota mengecek penerapan protokol kesehatan (prokes) di SMPN 8 dan SDN Kranggan, Rabu (1/9/2021) pagi.

Tak hanya itu, di hari ketiga pemberlakuan pembelajaran sistem luring, Petinggi Pemkot ini juga memberikan sejumlah bantuan sarana pendidikan dan mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN se Kota Mojokerto untuk dimintai evaluasi terkait PTM di sekolah masing-masing.

"PTM di Kota Mojokerto sudah berjalan selama tiga hari. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, Prokes sudah benar-benar diterapkan. Dan anak-anak saya lihat juga lebih enjoy dengan PTM karena sudah lama mereka harus PJJ dengan segala keterbatasan," ujarnya.

Ning Ita mengatakan, selain meninjau langsung PTM di sekolah, ia juga mengadakan briefing singkat dengan seluruh Kasek SMPN se Kota Mojokerto terkait sosialisasi program pendidikan gratis di Kota Mojokerto yang harus tersosialisasikan secara masif.

"Sosialisasi harus gencar dilakukan tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada satuan pendidikan yang ada di Kota mojokerto sampai di level yang terbawah. Sehingga tidak muncul lagi pertanyaan-pertanyaan atau aduan dari masyarakat," tegasnya.

Ia menyebut, Pemkot Mojokerto sudah mengalokasikan anggaran Rp. 185 milyar bidang pendidikan. Itu dalam rangka memberikan pelayanan pendidikan gratis bagi masyarakat Kota Mojokerto atau masyarakat luar kota yang bersekolah di sekolah-sekolah yang ada di Kota Mojokerto.

"Dimana bantuan itu tidak hanya untuk sekolah negeri tapi beberapa sekolah swasta seperti TK, SD dan SMP yang menjadi kewenangan Pemkot Mojokerto juga mendapatkan alokasi bantuan tersebut," tukasnya.

Karenanya, Ia berharap bantuan yang langsung menyasar kepada masyarakat dan manfaatnya langsung dinikmati masyarakat ini bisa tersampaikan secara masif sehingga tidak muncul pertanyaan ataupun aduan dibawah.

"Kalaupun misal pembagian itu ada keterlambatan waktu, ini kan bisa dikomunikasikan kepada masyarakat supaya tidak terjadi salah informasi," ucapnya.

Selain itu, Wali Kota juga memberi tantangan kepada seluruh tenaga pendidik  SD maupun SMP untuk membuat modul pembelajaran blended learning yang bisa diterima mudah oleh siswa.

"Kita akan lombakan, jika tahun lalu kita buat lomba video daring siswa, kini di awal tahun ajaran baru 2021 kita adakan lomba membuat modul pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan peserta  tenaga pendidik SD dan SMP se Kota Mojokerto," ujarnya.

Dengan kompetisi ini, ia berharap bisa memotivasi seluruh tenaga pendidik untuk mengeluarkan kreativitasnya dalam memberi metode pembelajaran melalui modul yang mudah dipahami anak didiknya.

"Saya tahu bahwa dengan chalenge ini tenaga pendidik lebih termotivasi dan lebih bersemangat untuk keluarkan kreatifitas serta inovasinya. Bagaimana cara mengajar yang lebih efektif mudah dipahami oleh anak-anak dengan blended learning yang memang membutuhkan penyesuaian," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …