ANALISA BERITA

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Bukti Celah Korupsi Masih Terbuka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengamat politik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ahmad Sabiq
Pengamat politik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ahmad Sabiq

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Saya menilai, banyaknya kepala daerah yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuktikan bahwa masih ada celah korupsi yang terbuka.

para kepala daerah ini juga tidak pernah belajar dari peristiwa yang sudah terjadi. Mereka tetap mencuri uang untuk kepentingan pribadi.

Seringkali, para kepala daerah itu berupaya mengembalikan investasi yang sudah dikeluarkan saat pemenangan (pemilihan kepala daerah). Padahal itu seharusnya tidak perlu dilakukan.

Menurut saya, untuk kasus yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara sebetulnya tidak perlu terjadi.

Sebab, kepala daerah yang kini ditahan KPK berlatar belakang seorang pengusaha.

Selain itu, secara ekonomi, bisa dibilang Budhi Sarwono adalah orang kaya.

Meski dalam LHKPN yang bersangkutan hanya melaporkan total kekayaan senilai Rp 23.812.717.301, termasuk satu rumah senilai Rp 1.159.595.000 dan satu tanah senilai Rp 132.900.014 di Kabupaten Banjarnegara.

Sistemnya ini masih memungkinan terjadinya kongkalikong dan penyalahgunaan wewenang dalam proyek yang didanai pemerintah.

Masih bisa saling lirik mata. Kalau di Probolinggo itu permainannya terlalu sederhana, yaitu memeras kades. Seperti orang serakah, sudah kaya tapi tetap korupsi.

Saya sarankan, untuk mencegah perilaku korupsi kepala daerah, hal itu bisa dilakukan dengan memperberat hukuman terhadap maling uang negara.

Selain itu, ini KPK dan PPATK harus memantau aliran dana sejak dini mulai dari proses tahapan pemilihan kepala daerah.

Selain itu, partai politik juga harus lebih selektif calon yang akan diusung.Parpol tidak boleh lagi memikirkan mahar politik.

Selama ini, parpol lebih mempertimbangkan dua hal untuk memilih calon yang maju dalam pilkada. Pertama, dianggap mampu menarik minat bandar politik, dan kedua kuat secara finansial.

Mahar politik, politik uang, aliran dana sebenarnya bisa terpantau oleh PPATK dan KPK. menurut saya bisa dicegah.

(Disampaikan Pengamat politik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ahmad Sabiq melalui sambungan telepon,yang dikutip dari laman suaramerdeka.com pada Senin, (5/9)).

Berita Terbaru

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Untuk Wujudkan Generasi Emas 2045 Bebas Stunting…

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd  mengimbau kepada seluruh …

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh KPK usai menyerahkan diri terkait Operasi Tangkap Tangan…

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Keluarga kepala cabang (kacab) bank BRI (sebelumnya dilaporkan sebagai Bank BUMN di Cempaka Putih) berinisial MIP (37), Mohamad Ilham…

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kini, serangkaian pengadaan barang fiktif dan mark up anggaran, mulai dari puluhan ribu unit motor listrik senilai Rp 1 triliun hingga…

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.com : Mantan artis Fabiola Elizabeth di Sukoharjo, mengincar warga Amerika Serikat. Ini bukan berarti WNI aman dari penipuan online.             D…