Dugaan CT Value Pasien Covid-19 1,8 Ternyata Mispersepsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dokter Spesialis Patologi Klinis sekaligus Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) RSLI dr Fauqa Arinil Aulia. SP/Semmy Mantolas
Dokter Spesialis Patologi Klinis sekaligus Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) RSLI dr Fauqa Arinil Aulia. SP/Semmy Mantolas

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Beredarnya informasi terkait adanya dugaan varian baru covid-19 MU yang ditandai dengan angka cycle threshold (CT) value pasien 1,8 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), nyatanya adalah mispersepsi.

Dokter Spesialis Patologi Klinis sekaligus Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) RSLI dr Fauqa Arinil Aulia menyampaikan, nilai 1,8 pasien pekerja migran Indonesia yang dirawat di RSLI bukanlah CT value melainkan rasio atau indeks laporan.

Hal ini terjadi karena pasien PMI tersebut saat melakukan tes PCR menggunakan metode insulated isothermal PCR (ii-PCR). Dalam metode pemeriksaan ii-PCR tidak menggunakan CT value melainkan ratio. Secara pemeriksaan lab, bila rasio berada di atas angka 1,15 dapat dinyatakan positif covid-19.

"Sekali lagi ya, itu bukan CT value tapi indeks atau rasio laporannya. Di bawah 1,1 hasilnya itu negatif. Karena 1,8 maka positif, jadi kita rawat di sini," kata dr. Fauqa saat konferensi pers di RSLI, Jumat (10/09/2021).

Terkait CT value, metode pemeriksaan pasien menggunakan RT-PCR atau reverse transcription PCR. Proses RT-PCR biasanya membutuhkan waktu beberapa jam. Rata-rata sensitivitas 95,2�n rata-rata spesifitas 98,9% tergantung dari merek alat dan metode pengambilan sampel.

"Jadi karena teknologi medis terus berkembang, sehingga kalau ada angka kita periksa betul-betul, hasil ini menggunakan metode apa, instrumennya apa. Kalau yang 1,8 itu, alatnya adalah insulated isothermal PCR, jadi tidak pakai CT value melainkan ratio. Kalau yang CT value alatnya RT-PCR," jelasnya.

Kendati angka 1,8 bukanlah CT value pasien, tenaga medis RSLI sejak 6 Mei 2021 lalu juga menemukan CT value yang berada di bawah 5. Hasil tersebut berdasarkan laporan laboratorium dari EDC kampus C Universitas Airlangga (Unair) pasca memeriksa 78 sampel yang dikirim RSLI.

Dari hasil lab, jumlah pasien yang CT value di bawah 5 sebanyak 2 orang, CT value diantara 5-10 sebanyak 22 orang dan sisanya di bawah 25. Menariknya dari 78 sampel yang dikirim, 12 sampel merupakan mutasi varian baru covid-19.

"Berdasarkan hasil lab, mutasi varian dari UK ada 2, dari Afrika Selatan 1, dari India atau varian delta ada 8 dan varian lokal Indonesia ada 1," aku Fauqa. sem

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…