SurabayaPagi, Blitar - Berdiri sejak Agustus 2019, Rumah BUMN Blitar mengokohkan peran sebagai rumah bersama untuk berkumpul, belajar, dan membina para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menaungi 171 UMKM, Rumah BUMN Blitar memiliki visi misi mendampingi dan mendorong para pelaku UKM dalam menjawab tantangan utama pengembangan usaha UKM dalam peningkatan kompetensi, akses pemasaran, dan lainnya.
"Jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai 57 juta, dimana sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro, Hal ini menunjukkan potensi UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi Indonesia untuk meningkatkan kemakmuran negeri. UKM memegang peranan penting dalam memakmurkan perekonomian negara, baik melalui penciptaan lapangan kerja, mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan inovasi baru. Berlatar belakang hal ini lah, Rumah BUMN hadir, " papar Senior Manager Komunikasi dan Umum, A Rasyid Naja.
Dalam pengelolaannya, PLN UID Jawa Timur bekerjasama dengan Perkumpulan Tenaga Kerja Indonesia Purna (Pertakina). Diisi dengan serangkaian kegiatan yang menumbuhkembangkan pengetahuan dan ketrampilan pelaku UMKM mulai dari program pembinaan, pendampingan usaha mingguan, pelatihan rutin bulanan, serta pengelolaan ruang pamer produk UMKM.
Terletak di pusat kota dan mudah dijangkau, Rumah BUMN Blitar memiliki beberapa keunggulan seperti pesatnya berbagai komunitas UMKM di wilayah Blitar Raya yang mendukung keberadaan Rumah BUMN ini, Blitar merupakan salah satu kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbesar di Indonesia yang sedang mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
"Merasakan manfaat yang banyak jumlah UMKM di Rumah BUMN Blitar terus meningkat setiap tahunnya, tahun ini 171 UMKM meningkat hampir 100�ri tahun sebelumnya. Jenis usahanya pun beragam mulai dari produk pertanian, kerajinan tangan, peternakan, olahan makanan dan minuman, fashion, hingga jasa," tambah Rasyid.
Ketua Pertakina sekaligus pengelola Rumah BUMN Blitar, Sulistyaningsih mengungkapkan,"Para pelaku UMKM nanti akan dibekali pelatihan dan pengembangan skill mulai dari pembuatan video produk, optimalisasi medsos, pendaftaran merk dagang, pemasaran online dan masih banyak lainnya. Kami juga memfasilitasi tempat untuk diskusi, konsultasi serta ruang pamer produk," imbuhnya.
Rasyid menambahkan nantinya UMKM yang telah memenuhi kriteria bisa mendapatkan bantuan Program Kemitraan dari PLN. "Tujuan dari Rumah BUMN ini nantinya adalah membuat UMKM berdaya hingga mampu menggerakkan perekonomian. Fasilitas yang PLN siapkan adalah program kemitraan, yaitu pinjaman dana untuk modal usaha, sama seperti kredit usaha yang dimiliki perbankan BUMN lain," pungkas Rasyid. By
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Jumat, 31 Jul 2026 08:30 WIB
Jumat, 31 Jul 2026 08:30 WIB
SURABAYAPAGI.com – Presiden Prabowo Subianto menginginkan semua kendaraan yang beroperasi di Indonesia mesinnya diubah jadi berbasis energi listrik. Menurutnya …
Jumat, 31 Jul 2026 08:19 WIB
Jumat, 31 Jul 2026 08:19 WIB
SURABAYAPAGI.com – Sebanyak 15 perusahaan Inggris menjajaki peluang kerja sama di sektor perkeretaapian Indonesia. Perusahaan tersebut berasal dari berbagai e…
Jumat, 31 Jul 2026 07:57 WIB
Jumat, 31 Jul 2026 07:57 WIB
SURABAYAPAGI.com – Saya dialog dengan sesama jamaah pengajian tentang pengertian sabar dalam Islam. Jawabannya beragam! Ada yang bilang menahan diri dari keluh …
Jumat, 31 Jul 2026 07:54 WIB
Jumat, 31 Jul 2026 07:54 WIB
SURABAYAPAGI.com - Belum lama ini, sempat muncul kabar yang menyebut bahwa 92 persen warga Indonesia belum pernah ke luar negeri. Kabar ini ramai…
Jumat, 31 Jul 2026 07:51 WIB
Jumat, 31 Jul 2026 07:51 WIB
SURABAYAPAGI.com - Seorang pilot maskapai asing berinisial MSO kedapatan membawa narkoba jenis ekstasi seberat 26 kilogram di Terminal 3 Kedatangan…
Jumat, 31 Jul 2026 07:46 WIB
Jumat, 31 Jul 2026 07:46 WIB
SURABAYAPAGI.com - Kenaikan tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kemhan dan prajurit TNI dibenarkan Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Sirait.
Rico…