Puluhan Rumah di Banyuwangi Rusak Dihantam Puting Beliung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dibantu relawan kerja bakti untuk memperbaiki rumah warga yang rusak.
Petugas dibantu relawan kerja bakti untuk memperbaiki rumah warga yang rusak.

i

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Puluhan rumah milik warga di Dusun Sumberejo, desa Wringinagung kecamatan Gambiran Banyuwangi rusak akibat diterjang puting beliung. Angin puting beliung sendiri terjadi pada Minggu (19/9) pagi sekitar pukul 03.00 WIB.

Sebagian rumah warga rusak di bagian atap. Selain tersapu puting beliung, atap rumah warga rusak karena beberapa pohon tumbang menimpa rumah.

Arief (30) warga setempat mengaku kaget saat terbangun dari tidur, karena mendengar gemuruh keras di atas rumahnya.

"Kaget juga karena suaranya mirip helikopter yang mau jatuh," ujarnya, Minggu (19/8/2021).

Arief langsung membangunkan istrinya, Misnah dan mencoba lari. Namun genting rumah tiba-tiba saja berjatuhan, karena atap rumah tak dilengkapi dengan asbes. Saat keluar rumah, dirinya sempat sempoyongan karena angin kencang.

Hal yang sama diungkapkan oleh Wiwin (28) warga setempat. Dirinya mengaku menyelamatkan diri lewat jendela depan. Sebab rumahnya tertimpa pohon yang menutupi pintu keluar.

"Keluar rumah lewat jendela. Karena pintu terkunci akibat pohon tumbang. Untung selamat Pak," tambahnya.

Kapolsek Gambiran AKP Suryono Bhakti mengatakan, puting beliung itu tidak sampai menelan korban jiwa. Menurut keterangan saksi mata, angin tiba-tiba datang dengan kencang. Warga kaget dan mencoba keluar rumah, karena suara angin sangat kencang mirip helikopter yang akan mendarat.

"Sebagian masih tidur. Sebagian lagi keluar rumah. Tidak ada korban jiwa. Hanya beberapa saja yang luka lecet karena panik keluar rumah," tambahnya.

TNI-Polri dan beberapa relawan saat ini terus melakukan kerja bakti untuk memperbaiki rumah yang rusak. Kerusakan rumah diakibatkan beberapa pohon timbang menimpa atap rumah warga.

"Estimasi kerugian sekitar Rp 130 juta. Kebanyakan dapur roboh karena terbuat dari kayu. Selain itu atap rumah banyak yang terbang," jelasnya.

"Tak hanya rumah warga, angin puting beliung juga berdampak pada jaringan PLN hingga tertimpa pohon dan listrik pun mati," kata Suryono.

Untuk menunjang warga yang ikut gotong royong pembersihan serta pembenahan rumah, pemerintah desa telah menyiapkan 2 dapur umum di masing-masing RT yang terdampak.

Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto menyebut, dalam kejadian tersebut setidaknya 35 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.

"Memang benar ada angin puting beliung di wilayah Desa Wringinagung. 35 rumah rusak parah hingga sedang," ujarnya.

Pihaknya meminta anggota Koramil sekitar melakukan kerja bakti untuk membantu warga, membersihkan puing-puing dan memperbaiki rumah yang rusak.

"Ada 50 anggota yang kita kerahkan untuk membantu warga," pungkasnya. 

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…