Mengaku Hanya Istirahat Sebentar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar rombongan Wali Kota Malang saat foto bersama di pantai Kondang Merak.
Tangkapan layar rombongan Wali Kota Malang saat foto bersama di pantai Kondang Merak.

i

Video Rombongan Pemkot Malang Gowes di Pantai Selatan Viral 

 

 

 SURABAYAPAGI.COM, Malang - Sebuah video yang menunjukan rombongan gowes dari Pemkot Malang ke Pantai Kondang Merak Desa Sumberbening Kecamatan Bantur viral di media sosial. Video tersebut tersebar melalui grup Whatsapp, Minggu (19/8).

Dalam video tersebut terlihat rombongan Pemkot terdiri dari Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso hingga Wali Kota Malang, Sutiaji sempat ditolak oleh polisi setempat untuk masuk. Penolakan tersebut dikarenakan tempat wisata di Kabupaten Malang masih tutup.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso enggan berbicara. Dia mengarahkan agar konfirmasi ke Kabag Humas Pemkot Malang, Donny Sandito. “Lebih jelasnya bisa konfirmasi ke Bagian Humas saja, biar informasi lebih jelas dan lebih lengkap,” katanya ketika dihubungi, pada (20/9).

Sementara itu, Donny menjelaskan, sebenarnya tidak terjadi penolakan di pantai Kondang Merak terhadap rombongan. Hanya saja saat memasuki pantai tersebut terjadi miskomunikasi antara rombongan Pemkot Malang dan juga pihak polisi di Kecamatan Bantur. Hal itu disebabkan sinyal internet yang hilang di sekitar Pantai Kondang Merak.

“Sebenarnya ditolak enggak, cuma emang mungkin jajaran di bawah di sana sinyal kan enggak bisa, karena jelek sinyalnya. Pak Kapolsek (Bantur) kebetulan juga di Kota jadi gak bisa dihubungi kami hendak minta izin begitu,” jelasnya.

Donny pun menerangkan, sebenarnya rombongan Pemkot Malang sudah paham bahwa tempat wisata di Kabupaten Malang masih tutup. Rombongan gowes Pemkot Malang itu pun sebenarnya tidak berniat wisata di Pantai Kondang Merak, namun hanya berniat istirahat sebentar di pantai tersebut.

“Kami hanya istirahat saja. Kami tahu kalau tutup. Kalau gak tau ya ngapain kami izin. Di sana (Pantai Kondang Merak) cuma istirahat saja. Maksudnya kalau daripada di pinggir jalan,” terangnya.

Meskipun sempat berkomunikasi dengan polisi di pintu masuk Kondang Merak, Donny menjelaskan, rombongan gowes Pemkot Malang tetap bisa masuk pantai itu.

“Ya tetap masuk kira-kira setengah jam saja cuma sebentar. Terus pulang lagi kan ya cuma istirahat itu tadi daripada di jalan,” imbuhnya.

Sebagai informasi terkait video viral kegiatan gowes dari Pemkot Malang sendiri terdiri dari Wali Kota Malang, Sutiaji, Sekda Kota Malang, Erik Setianto, dan sejumlah camat dan lurah Kota Malang.

Aksi viral gowes para Pejabat Pemkot Malang mendapat komentar dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah dari komunitas Gusdurian Kota Malang (Garuda), Ilmi Najib. Ia mengatakan, bahwa aksi tersebut menunjukkan ketidaksimpatian Pejabat Pemkot Malang terhadap situasi Pandemi Covid-19 saat ini.

“Garuda Malang yang selama ini sudah action di bidang penanganan Covid-19, dan ketika melihat para OPD Kota Malang malah melakukan istirahat di Pantai Kondang Merak, saya merasa mereka tidak punya simpati,” katanya, ketika dihubungi, Senin (20/9).

Sementara, Ella warga yang tak jauh dari Pantai Kondang Merak juga menuturkan, bahwasanya aksi gowes mantai tersebut, meskipun hanya berdalih istirahat, menurutnya hal itu adalah aksi yang tidak bertanggungjawab dan tak etis dilakukan oleh Pejabat Daerah.

“Menurut saya, itu aksi tidak bertanggungjawab. Kesannya jadi kontras sama kebijakan yang mereka lakukan istilahnya. Ketika tempat umum atau masyarakat umum yang nggak tertib PPKM ditertibkan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…