Habis Pesta Miras, Teman Sendiri Ditebas Hingga Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sehabis pesta Miras MZA (22) warga Kelurahan Babadan, Kec Wlingi, Kabupaten Blitar tega menusuk temannya sendiri AM (31) hingga tewas. Kejadian tersebut terjadi setelah keduanya cekcok usai pesta miras bersama korban dipinggir jalan Raya pada Rabu (22/9) dini hari tadi.

Peristiwa itu dibenarkan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono. Menurut Iptu Udiyono di ruang kerjanya, sebelum kejadian pada Selasa (22/9) malam  pelaku dan korban sama-sama pesta miras bersama dua orang teman mereka, Anja dan Fery.

"Rupanya percekcokan antara korban dan pelaku terjadi cekcok mulut ketika pesta miras, rupanya pelaku masih dendam dengan korban, usai cekcok mulut mereka  kemudian bubar," kata Iptu Udiyono, Rabu (22/9) siang.

Ternyata cekcok antara MZA dan korban berlanjut, saat MZA pulang diantar oleh Anja teman saat pesta miras, pelaku (MZA) melihat korban di pinggir jalan yang tidak jauh dari gang menuju rumah pelaku.

Sekitar pukul 23.45 WIB pelaku MZA datang menghampiri keberadaan AM sambil melingkarkan lengan kanannya di leher korban.

"Melihat korban duduk di pinggir jalan MZA masuk rumah mengambil pisau, selanjutnya pelaku datangi korban sambil merangkulnya, rupanya leher korban disayat dengan pisau dapur dengan tangan kiri pelaku," jelas Udiyono.

 

Atas kejadian tersebut korban alami luka pada  lehernya dengan luka sayatan yang dalam, dengan luka  korban sempat berlari sejauh sekitar 200 meter dari TKP untuk mencari pertolongan.

"Korban saat berlari mencari pertolongan terjatuh di sisi jalan tepat di depan rumah Amirul Supramono (saksi), seorang jagal sapi, sebelum mendapat pertolongan korban sudah meninggal dunia," terang Udiyono mendampingi Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardiyan Yudo Setyantono SH S.IK

Atas kejadian itu Iptu Udiyono menerangkan, kini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap MZA (DPO) yang melarikan diri, dari peristiwa itu polisi sampai Rabu (22/9) siang ini masih memeriksa saksi yang ikut pesta miras termasuk saksi saksi lainya.

Guna penyelidikan petugas selain melakukan olah TKP juga menemukan gagang (pegangan) pisau  yang masih ada bekas darah yang menempel di gagang pisau.

"Untuk pelaku sedang dalam pencarian petugas, untuk itu Iptu Udiyono menyarankan pelaku untuk proaktif segera menyerahkan diri,” pungkas Iptu Udiyono. Les

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…