Tiga Oknum Polisi Surabaya Pesta Sabu, Diadili

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Biro Paminal Propam Mabes Polri AKP Firso Trapsilo, memberikan keterangan sebagai saksi. SP/Budi Mulyono
Anggota Biro Paminal Propam Mabes Polri AKP Firso Trapsilo, memberikan keterangan sebagai saksi. SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan Kanit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Iptu Eko Julianto dan dua anak buahnya, Aipda Agung Pratidina dan Sudidik terpergok saat pesta narkoba di Hotel Midtown Residence pada 29 April 2021 lalu.

Setelah Biro Paminal Propam Mabes Polri mendapatkan laporan dari keluarga tersangka narkoba. Ketika itu ada indikasi ketidakprofesionalan dan penyalahgunaan wewenang oleh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

"Kami dua hari sebelum penangkapan sudah datang ke Surabaya periksa saksi-saksi dan mengerucut ke Eko Julianto. Kami profiling dan buntuti sampai di hotel," ujar anggota Biro Paminal Propam Mabes Polri AKP Firso Trapsilo saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (23/09/2021).

Penyalahgunaan wewenang yang dimaksud adalah perbuatan dugaan pemerasan kepada pelaku penyalahgunaan narkoba. Firso mengeklaim bahwa dirinya bersama tim sebelumnya sudah menemui keluarga korban pemerasan tersebut di perumahan elite kawasan Surabaya Barat.

"Info yang kami dapat meminta sejumlah uang ke korban yang ditangkap," kata Firso.

Setelah sampai di parkiran hotel, Firso dan dua orang temannya yang sudah lama menunggu mengetahui Agung turun dari hotel dan pergi ke mobil. Mereka langsung meminta Agung untuk membawa ke kamar hotel. Di dalam kamar sudah ada tujuh orang.

Dua di antaranya Eko dan Sudidik "Kami amankan orang dan barang. Kami didukung sprint (surat perintah) dan mereka memahami. Tidak ada perlawanan," ucapnya.

Barang bukti yang disita beragam jenis narkotika. Dari Eko disita 18 poket sabu-sabu, 7 poket ekstasi dan 118 pil Happy Five. Sudidik menyimpan satu poket sabu-sabu, satu poket ekstasi dan satu pipet kaca bening.

Sedangkan Agung ditangkap bersama tiga poket sabu-sabu, dua alt hisap sabu-sabu dan satu pipet kaca bekas yang masih menempel sabu-sabu. Ketiga terdakwa disebut tidak membeli narkotika itu.

"(Narkotika) didapat dari hasil penangkapan tersangka yang melarikan diri dan tersangka lain," katanya.

Menurut Firso, ketiga terdakwa berdasar tes urine setelah penangkapan dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.

Setelah penangkapan itu, Paminal Mabes Polri menyerahkan mereka ke penyidik Polda Jatim.

Jaksa Rakhmad Hari Basuki mendakwa ketiganya dengan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Eko dan dua anak buahnya membantah sebagian kesaksian Firso. Menurut Eko, Firso saat penangkapan tidak pernah menunjukkan surat perintah. Mereka tidak melawan karena di tim penangkap ada sosok AKBP Anton Prasetyo yang dulu pernah menjadi atasan mereka saat menjabat sebagai wakasat narkoba Polrestabes Surabaya.

"Kami tidak melawan karena ada mantan wakasat kami," ujar Eko.

Selain itu, dia juga membantah kesaksian Firso yang menyebut ada tujuh orang di dalam kamar.

Menurut dia, hanya ada lima orang di dalam kamar. Selain ketiga terdakwa, ada seorang sopir Eko dan seorang perempuan bernama Chinara Christine Selma. Eko, Agung dan Sudidik saat mendengarkan keterangan Firso dalam sidang di ruang Candra PN Surabaya, secara online,Kamis (23/09/2021). nbd

Tag :

Berita Terbaru

Viral Pemuda Pencuri Bunga di Jalur Hijau Surabaya, Siap-siap Denda Rp5 Juta Menanti

Viral Pemuda Pencuri Bunga di Jalur Hijau Surabaya, Siap-siap Denda Rp5 Juta Menanti

Selasa, 28 Jul 2026 13:17 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral unggahan rekaman video di media sosial (medsos) berisikan seorang pemuda memotong bunga di jalur hijau Jalan…

Layak Konsumsi, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Dijual Murah untuk Tekan Kerugian

Layak Konsumsi, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Dijual Murah untuk Tekan Kerugian

Selasa, 28 Jul 2026 13:10 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kelanjutan fenomena ribuan ikan di keramba danau Ranu Klakah, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah Kabupaten…

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga keamanan masing-masing dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait menu yang akan di…

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Seiring bertambahnya kasus HIV di wilayah Kota Malang, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) setempat tengah mengoptimalkan kesadaran…

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Seiring pembangunan SDM, infrastruktur, serta lima sektor unggulan yang dilakukan pemda setempat, saat ini Pemerintah Kabupaten…

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Usai Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 disetujui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mempercepat…