Baru 2 Hari, 846 Warga Surabaya Terjaring Tim Swab Hunter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekitar 712 warga yang belum menerima suntikan vaksin, mereka diarahkan mengikuti vaksinasi di titik lokasi yang telah ditentukan atau puskesmas terdekat.SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA
Sekitar 712 warga yang belum menerima suntikan vaksin, mereka diarahkan mengikuti vaksinasi di titik lokasi yang telah ditentukan atau puskesmas terdekat.SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar swab dan vaksin hunter di 31 kecamatan se-Kota Surabaya mulai Sabtu (2/10) hingga Minggu (3/10) . Selama dua hari ini sebanyak 846 warga telah terjaring Operasi Swab Hunter dan Vaksin Hunter. Tim Swab Hunter bergerak serentak menyasar pusat-pusat keramaian dan semua orang yang beraktivitas di luar rumah.

"Hasilnya, ada sebanyak 846 warga yang terjaring Tim Swab Hunter di 31 kecamatan," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto di Surabaya, kemarin.

Namun, lanjut dia, hasil pemeriksaan tes usap seluruh warga itu dinyatakan negatif Covid-19. Sedangkan untuk Vaksin Hunter, berhasil menjaring sekitar 712 warga yang belum menerima suntikan vaksin.

Mereka pun langsung diarahkan mengikuti vaksinasi di titik lokasi yang telah ditentukan atau puskesmas terdekat. "Ketika dalam penegakan prokes itu ditemukan ada yang melanggar, maka langsung di tes usap. Kalau belum vaksin, maka dia dilakukan vaksin malam itu juga," kata Irvan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Surabaya itu juga menyatakan, kegiatan Swab dan Vaksin Hunter bakal rutin dilaksanakan. Bahkan, dalam satu pekan, tim akan berkeliling maksimal tiga hari.

"Jadi tiga pilar kecamatan itu akan bergerak di masing-masing wilayahnya dibantu dengan puskesmas. Kita lakukan secara reguler dan rutin," ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya bersama TNI dan Polri akan terus memasifkan percepatan vaksinasi, salah satu upaya yang saat ini digencarkan adalah melalui giat Vaksin Hunter. "Bagaimanapun juga percepatan vaksinasi harus terus dilakukan. Karena itu keinginan Pak Wali Kota yang paling utama untuk meningkatkan cakupan vaksinasi," ujarnya.

Selain itu, mantan kepala Satpol PP Kota Surabaya ini juga menyebutkan, bahwa Tim Vaksin Hunter itu jangkauannya luas. Untuk memasifkan capaian vaksinasi, tim mengambil strategi door to door atau mendatangi langsung ke rumah-rumah warga.

"Vaksin Hunter itu cukup luas, bisa juga door to door. Kalau misal ada satu RT belum vaksin, bisa ke sana. Misal dalam satu resto atau unit tertentu mendapati ada yang belum vaksin, maka akan dilakukan vaksin," katanya.

Untuk saat ini, warga yang terjaring Tim Swab dan Vaksin Hunter akan diarahkan ke puskesmas terdekat. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan akan memanfaatkan mobil vaksin milik Polrestabes Surabaya.

"Untuk sementara diarahkan ke puskesmas. Tapi ke depan tidak menutup kemungkinan pakai mobil vaksin Polrestabes Surabaya. Sasarannya adalah siapapun yang beraktivitas di luar rumah," katanya.sb1/na

Berita Terbaru

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan pembongkaran total sisa bangunan liar (bangli) terakhir yang berdiri di lahan proyek r…

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…