Taman Wisata Airlangga Situs Candi Patakan Sambeng Diresmikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Potong pita sebagai penanda diresmikannya Wisata Airlangga di Desa Patakan Kec Sambeng Lamongan.
Potong pita sebagai penanda diresmikannya Wisata Airlangga di Desa Patakan Kec Sambeng Lamongan.

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Satu persatu wisata di Lamongan bermunculan. Kali ini adalah taman wisata Airlangga situs candi Patakan di Desa Patakan, Kecamatan Sambeng diresmikan. Diharapkan wisata ini mampu menggerakkan dan  menumbuh kembangkan ekonomi pasca pandemi covid 19 yang sempat membuat semua sektor terdampak, salah satunya wisata.

"Keberadaan destinasi wisata ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, apalagi situs Candi Patakan sendiri merupakan situs bersejarah di era raja Airlangga, dan memiliki sejumlah potensi mulai dari petirtaan hingga panorama alamnya," kata Nasyirul Falah Amru anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, bersama Rektor UNISLA Bambang Eko Muljono dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan saat meresmikan wisata ini.

Disebutkan olehnya, Desa Patakan dengan Situs Candinya ini menjadi rujukan utama desa sadar wisata. Selanjutnya, dinamakan taman wisata Airlangga ini karena dulunya merupakan tempat singgahnya Raja Airlangga. "Insya Allah atas rahmat Allah, keberadaannya akan menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat," harapnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Gus Falah ini mengatakan, Wisata Patakan ini bisa menjadi sumber inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensinya. "Yang utama lagi, bahwa cagar budaya ini adalah bagian dari nilai sejarah yang amat tinggi, dan PDI Perjuangan tentu sangat konsen memperhatikannya, apalagi ini tidak lepas dari Undang-Undang Dasar 1945 pasal 32," lanjutnya.

Untuk proyeksi ke depan, Gus Falah menambahkan, sesuai dengan rencana atau master plan yang telah dicanangkan, kemungkinan akan lebih memberdayakan sumber air atau petirtaan yang ada, membuat pemandian atau kolam renang, dan lain-lain. Sehingga meningkatkan minat warga untuk berkunjung.

"Mengenai sumber dananya, ada beberapa, dari APBN, kami dari komisi VII dengan gabungan mitra kerja, dan Yayasan Rumah Aspirasi Falah yang menyalurkan CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada. Insya Allah yang sudah disalurkan di Patakan ini sekitar 1,4 miliar," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNISLA Bambang Eko Muljono menyampaikan, keberadaan Taman Wisata Airlangga ini akan memberikan peluang yang besar bagi pelaku usaha kecil menengah dan mikro di Desa Patakan, dengan menjajakan produk-produk unggulannya. 

"Kami dari UNISLA selaku pendamping juga menitipkan agar taman dan situs candi ini dijaga oleh masyarakat, kuncinya dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan. Insya Allah ke depan akan sangat luar biasa dan bisa dikembangkan lagi. Semoga banyak masyarakat dari luar daerah Lamongan yang berduyun-duyun datang untuk melihat Candi. Dan perekonomian bisa menggeliat," terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Patakan, Subakri Cahyo Utomo mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan bekerjasama dalam menggali potensi desa yang ada. Ia berharap, masyarakat bisa tambah sejahtera dan pendapatannya terangkat.

"Kami berterimakasih kepada semua Pihak, khususnya UNISLA dan Gus Falah. Wisata ini akan dikelola secara bersama oleh semua pihak, termasuk oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga bisa memberi manfaat besar bagi warga,

karena banyak masyarakat desa yang masih berada di bawah garis kemiskinan," beber Kades Subakri.

Kemudian, Kades Subakri menyebutkan, akan lebih mengoptimalkan potensi yang ada. "Di Patakan ini ada beberapa produk yang bagus, seperti secang, keripik pisang, dan sebagainya. Juga hampir di beberapa dusun yang ada di Patakan ini ada sendangnya dan dengan mata air yang bagus, sehingga bisa digunakan untuk pengolahan air minum mineral," pungkasnya.

Tak hanya itu, dalam kegiatan peresmian ini, Desa Patakan juga dideklarasikan sebagai kampung pesilat, hal itu lantaran di desa ini ada sejumlah perguruan silat yang cukup mewarnai dan sebagian besar pemudanya aktif di dalamnya.

Peresmian Taman Wisata Airlangga ini juga menjadi lebih semarak dengan dihadirkannya sejumlah kesenian, mulai dari seni jaranan, angklung, hingga seni beladiri.jir

Berita Terbaru

Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3

Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3

Minggu, 13 Sep 2026 10:49 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Khusus untuk warga Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang kerja bagi warga usia produktif yang masuk…

R-APBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, Hidayat : Jangan Andalkan Pajak Saja

R-APBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, Hidayat : Jangan Andalkan Pajak Saja

Minggu, 13 Sep 2026 10:40 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka ruang fiskal APBD 2027 dengan tantangan tidak ringan. Pendapatan daerah diproyeksikan …

Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi

Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi

Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun memperkuat…

Bantu Modal Usaha Gen Z, Pemkot Surabaya Dorong Pemanfaatan Anggaran di Tingkat RW

Bantu Modal Usaha Gen Z, Pemkot Surabaya Dorong Pemanfaatan Anggaran di Tingkat RW

Minggu, 13 Sep 2026 10:35 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mendorong modal kegiatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi dan menciptakan penghasilan bagi pemuda, Pemerintah Kota…

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Program bedah rumah pemerintah dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik hunian. Ketepatan sasaran penerima …

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…