Pakai Metode Trevar, Pasien Kelainan Pembuluh Darah Jantung di RS PHC Surabaya Berhasil Diselamatkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses operasi pasien penderita kelainan pembuluh darah jantung di PHC Surabaya/ foto: Humas PHC.  SP/SEMMY MANTOLAS.
Proses operasi pasien penderita kelainan pembuluh darah jantung di PHC Surabaya/ foto: Humas PHC.  SP/SEMMY MANTOLAS.

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Imam Makhfud (66), salah satu pasien penderita penyakit kelainan pembesaran pembuluh darah jantung (aorta) berhasil diselamatkan oleh tenaga medis pasca menjalani operasi di rumah sakit PHC Surabaya.

Menariknya, dalam operasi yang dilakukan pada 12 Oktober lalu, pihak PHC Surabaya menggunakan metode operasi yang terbaru atau disebut dengan metode TEVAR (Thoracic Endovascular Aortic Repair).

Menurut Dokter Spesialis Bedah Thorax dan Kardiovaskular Konsultan RS PHC Surabaya, dr. Yosis Yohanes M, Sp.BTKV (K) VE yang saat itu menangani pasien, intervensi medis dengan metode tevar kali ini, adalah yang pertama kali dilakukan di PHC Surabaya. Sementara untuk area rumah sakit area Indonesia timur, adalah yang ketiga kalinya.

"Metode ini minim sayatan karena tidak memerlukan operasi bedah open repair untuk memasukkan thoracic stent graf ke dalam pembuluh darah jantung (aorta). Stent atau alat penyangga aorta yang melebar dimasukkan menggunakan kateter," kata dr. Yosis dalam keterangan resminya yang diterima Surabaya Pagi, Jumat (15/10/2021).

Kelebihan lain dari tindakan tevar kata dr. Yosis, adalah tingkat keberhasilan yang mendekati 100%. Ditambahlagi, waktu penanganan lebih cepat dari pada tindakan operasi konvensional yakni antara 1-2 jam, menggunakan sedasi atau bius ringan dan memiliki waktu pemulihan yang lebih cepat.

Metode tevar digunakan pasca dirinya menemukan keluhan dari pasien. Beberapa keluhannya seperti sakit perut berulang, nyeri dan kebas pada kaki, susah bernapas, sulit menelan serta dada mendadak terasa nyeri. Dan setelah dipersiksa, ditemukan adanya kelainan pada bagian pembuluh darah jantung (aneurisma aorta). 

Sebagai informasi, aneurisma aorta sendiri merupakan salah satu jenis kelainan pada pembuluh darah utama dan terbesar di tubuh manusia yang membahayakan. Akibat kelainan itu, pembuluh darah utama yang berfungsi mengalirkan darah yang kaya akan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh dapat pecah sewaktu-waktu dan mengancam nyawa karena perdarahan yang terjadi.

Data dari organisasi kesehatan dunia (WHO) menunjukan, kematian penderita kelainan pembuluh darah terbilang sangat tinggi. Tahun 2015 misalnya, hampir 70% kematian di dunia disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (39,5 juta dari 56,4 kematian). Dari seluruh kematian akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) tersebut, 45%-nya disebabkan oleh Penyakit jantung dan pembuluh darah, yaitu 17.7 juta dari 39,5 juta kematian.

"Berdasarkan evaluasi medis oleh Tim, kami yakin bahwa tindakan TEVAR merupakan pilihan terbaik bagi pasien. Dan alhamdulillah tindakan medis lancar, pasien sekarang sudah mulai pulih kembali," katanya.sem

 

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…