Penerima BPNT di Lamongan Ngaplo, Jatah Oktober Belum Tersalurkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PKM di wilayah Kecamatan Kalitengah Lamongan saat menerima sembako dari Kemensos bulan Juli lalu.SP/MUHAJIRIN KASRUN
PKM di wilayah Kecamatan Kalitengah Lamongan saat menerima sembako dari Kemensos bulan Juli lalu.SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Sebanyak 71 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk program Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Lamongan harus ngaplo. Pasalnya hingga akhir bulan Oktober ini belum menerima realisasi bansos dari Kementerian Sosial RI tersebut.

Praktis penundaan realisasi penyaluran yang belum jelas kapan akan dicairkan tersebut, membuat penerima yang mengandalkan bansos ini dibuat kelimpungan di tengah kondisi belum dicabutnya status bebas covid di Lamongan yang masih level 1 PPKM.

Para KPM berharap bantuan sembako berupa beras dan komoditas lainnya itu segera direalisasikan, karena memang itu sudah menjadi haknya. "Semoga sesegera mungkin bansos sembako ini disalurkan, karena itu kami butuhkan untuk menyambung hidup," kata salah satu KPM di wilayah Lamongan Kota yang enggan namanya dipublikasikan.

Ia tidak tahu persis kenapa penyaluran bansos yang biasanya setiap bulan, dan direalisasikan pada Minggu awal atau paling lambat Minggu kedua itu, sekarang sudah tidak tepat waktu."Problem nya apa kami tidak tahu, masak mau direalisasikan tiga bulan langsung sekaligus seperti pada bulan sebelum nya," tanyaknya dengan heran.

Kalau ia boleh memilih, masyarakat lebih senang BPNT itu disalurkan setiap bulan sekali, bukan tiga bulan sekaligus seperti ini. "Mending disalurkan setiap bulan, karena kebutuhan untuk makan kan setiap hari, dan bansos itu sedikit mengurangi beban kami," katanya.

Sementara itu, Moh Kamil Kepala Dinas Sosial Lamongan saat dihubungi membenarkan kalau BPNT bulan Oktober sampai saat ini belum cair atau tersalurkan. Ia belum tahu persis kenapa program bansos dari kementerian ini belum cair. "Iya bulan Oktober masih belum cair, kami yang di Dinsos terus berupaya cari tahu kenapa belum cair," ujarnya Selasa (26/10/2021).

Penundaan penyaluran ini kata Kamil panggilan akrab Kadinsos ini, apa karena adanya perbaikan data lagi soal NIK atau apa ini yang belum jelas. Yang jelas pihaknya juga telah melakukan komunikasi dan berkirim surat ke Kementerian Sosial, namun hingga saat ini belum juga ada jawaban. "Kami saat ini juga masih terus berupaya mencari informasi kira-kira kapan bansos BPNT ini disalurkan," ujarnya.

Atas kondisi yang demikian ini, pihaknya meminta kepada KPM dan supplier untuk bersabar menunggu penyaluran ini. Pihaknya juga memaklumi kegundahan KPM yang memang bantuan ini sangat besar manfaatnya. "Saya minta semuanya bersabar, dan kami terus melakukan komunikasi," harap  Kamil.

Sekedar diketahui, program Sembako merupakan program bantuan sosial dari Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial (Ditjen PFM Kemensos).Bantuan senilai Rp200 ribu itu ditransfer ke rekening KPM untuk dibelanjakan bahan pangan di e-warong. Dalam program ini, Kemensos bekerja sama dengan bank Himbara.jir

Berita Terbaru

Anggota DPR Novita Hardini Desak Penyelenggara Event Nasional Libatkan UMKM Desa

Anggota DPR Novita Hardini Desak Penyelenggara Event Nasional Libatkan UMKM Desa

Minggu, 10 Mei 2026 17:55 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI, Ponorogo– Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong perubahan mendasar dalam paradigma penyelenggaraan acara (event) nasional di I…

Rapat Perdana DPC PAMDI Sidoarjo Rumuskan Pelaksanaan Konsilidasi Internal

Rapat Perdana DPC PAMDI Sidoarjo Rumuskan Pelaksanaan Konsilidasi Internal

Minggu, 10 Mei 2026 16:58 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi DPC Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Sidoarjo 2026 – 2031 menggelar rapat perdana usai terbentuk k…

Wabub Mimik Idayana Apresiasi Tim Kreasi Formasi Berbaris SMPN 1 Sedati

Wabub Mimik Idayana Apresiasi Tim Kreasi Formasi Berbaris SMPN 1 Sedati

Minggu, 10 Mei 2026 15:34 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Turut serta meramaikan CFD (Car Free Day) Kabupaten Sidoarjo, SMP Negeri 1 Sedati dengan peserta didiknya yang tergabung dalam…

Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Minggu, 10 Mei 2026 14:58 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat potensi budidaya ayam hasil persilangan yang dikenal dengan sebutan ayam Sengkuni yang banyak diminati karena…

Dana Pusat Belum Cair, Operasional 24 SPPG di Surabaya Terpaksa Berhenti Sementara

Dana Pusat Belum Cair, Operasional 24 SPPG di Surabaya Terpaksa Berhenti Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 14:26 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keterlambatan pencairan dana dari pemerintah pusat, kini sejumlah operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi…

Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Minggu, 10 Mei 2026 14:15 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Serangan hama tikus di kawasan Lumajang, Jawa Timur mengakibatkan sejumlah petani meringis. Pasalnya, imbas hama tikus tersebut,…