PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Dilantik, Kader Muda Didorong Tembus Level Nasional

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Tanfidziah PCNU Lamongan Gus Syahrul Munir saat memberikan arahan dalam pelantikan PK IPNU-IPPNU MA Ma'arif Sunan Drajat. 
FOTO: SP/MUHAJIRIN 
Ketua Tanfidziah PCNU Lamongan Gus Syahrul Munir saat memberikan arahan dalam pelantikan PK IPNU-IPPNU MA Ma'arif Sunan Drajat. FOTO: SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pimpinan Komisariat (PK) IPNU dan IPPNU MA Ma’arif 7 Sunan Drajat resmi dilantik. Kepengurusan baru masa khidmat 2026–2027 ini diharapkan mampu berkontribusi dalam menjalankan amanah organisasi, dan terus bisa berkhidmat hingga ke level nasional.

Harapan itu disampaikan oleh Ketua Tanfidziah Syahrul Munir, saat hadir dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Sunan Drajat, pada Selasa, (11/8/2026).

Disebutkan oleh pria yang akrab disapa Gus Syahrul ini menegaskan pentingnya organisasi dan kaderisasi bagi keberlanjutan perjuangan IPNU-IPPNU.

"Organisasi merupakan laboratorium kepemimpinan bagi para pelajar. Melalui organisasi, kader ditempa untuk belajar bertanggung jawab, berkomunikasi, membangun jaringan, sekaligus memahami dinamika sosial di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia berharap kader IPNU-IPPNU Sunan Drajat tidak berhenti pada aktivitas di lingkungan madrasah maupun daerah, tetapi mulai berani membangun jaringan hingga tingkat nasional. “Organisasi dan kaderisasi harus menjadi jalan untuk mengembangkan jaringan sampai tingkat nasional,” harapnya.

Gus Syahrul juga menyinggung perkembangan kader-kader Sunan Drajat yang mulai mengambil peran di tingkat nasional. Salah satunya adalah Gus Gudfan Arif, putra KH Abdul Ghofur sekaligus dzuriyah Sunan Drajat, yang saat ini disebut sebagai salah satu kandidat Ketua Umum PBNU.

Menurutnya, munculnya kader dari lingkungan Sunan Drajat di panggung nasional menjadi bukti bahwa proses kaderisasi dan pengembangan jaringan memiliki peluang besar untuk terus diperluas. “Ini merupakan langkah konkret bahwa Sunan Drajat sudah menasional, sebagaimana visi dan misi yayasan,” ungkapnya.

Ketua PC IPNU, Rekan Affan Burhanuddin, dalam pesannya menekankan bahwa organisasi harus menjadi ruang pengabdian, bukan sekadar tempat untuk mencari pengalaman maupun posisi.

Ia mendorong pengurus baru agar mampu menempatkan kepentingan umat dan kemaslahatan sebagai orientasi utama dalam menjalankan roda organisasi.

“Jadilah pengurus yang mampu mementingkan kepentingan umat untuk kemaslahatan. Manfaatkan organisasi ini untuk mengabdi sepenuh hati dan terus berproses sampai ke kepengurusan pusat,” pesannya.

Menurutnya, kaderisasi di tingkat komisariat merupakan pintu awal bagi lahirnya kader-kader yang kelak mampu mengambil peran lebih besar di lingkungan NU dan masyarakat.

Karena itu, para pengurus dituntut tidak hanya aktif menjalankan program, tetapi juga membangun kapasitas diri, memperluas jaringan, serta memiliki visi perjuangan yang jauh ke depan.

Sementara itu, dalam proses regenerasi tersebut, posisi Ketua PK IPNU yang sebelumnya dijabat Rekan Ahmad Miftahul Haq kini diteruskan oleh Rekan Bimo Cahya Saputra.

Dijajaran PK IPPNU, kepemimpinan Rekanita Vania Kholifatul Afifah sebagai ketua demisioner dilanjutkan oleh Rekanita Nabila Nuril Salsabilah sebagai ketua terpilih masa khidmat 2026–2027.jir

Tag :

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…