Waspada, Maling Sepeda Mahal Berkeliaran!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sepeda seharga jutaan rupiah yang digondol tersangka di kawasan Wiyung.
Sepeda seharga jutaan rupiah yang digondol tersangka di kawasan Wiyung.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Hobi gowes yang jadi tren akhir-akhir ini, ternyata menjadi ‘lahan’ baru bagi para penjahat. Terbukti, pencurian sepeda, terutama yang bermerek dan mahal, makin marak di Surabaya. Terkini, tiga orang yang merupakan komplotan pencuri spesialis sepeda bermerek diamankan unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ketiganya yakni AL (22), ZT (20) dan RA (25) yang semuanya warga Rungkut, Surabaya.

Terbongkarnya aksi pelaku berawal dari laporan korban yang kehilangan sepeda angin dengan harga mahal di kawasan Wiyung. Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengetahui keberadaan para pelaku.

"Tim opsnal Resmob berhasil menangkap ketiga tersangka di sebuah penginapan di daerah Jalan Siwalankerto Tengah, sekitar pukul 19.30 WIB," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana, Rabu (27/10/2021).

Mirzal menjelaskan dari keterangan para tersangka, mereka sengaja menyewa penginapan untuk membagi hasil kejahatannya.

"Menyewa salah satu kamar di penginapan tersebut untuk di jadikan tempat oleh para tersangka membagi hasil kejahatan," lanjut Mirzal.

Mirzal juga menjelaskan, dalam melakukan aksi kejahatannya, ketiga tersangka tersebut dibantu tersangka lain yang masih menjadi DPO. Mereka hunting mencari sasaran dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Selanjutnya, setelah mendapatkan target sepeda angin bermerk dan memiliki harga mahal, mereka membagi peran masing-masing dan memasukkan sepeda hasil curian ke mobil.

"Pelaku mencuri sepeda angin dan selanjutnya memasukkan ke dalam mobil yang telah di persiapkan, dilanjutkan di bawa ke penadah untuk dijual," ungkap Mirzal.

Kepada petugas, ketiga tersangka mengakui jika tidak hanya mencuri di wilayah Surabaya saja. Namun juga luar kota. 
"Dari pengakuannya, dua kali di Malang, satu kali di Kediri dan Tulungagung," lanjut Mirzal.

Selain itu, ternyata ketiga tersangka merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama. Dari hasil kejahatan para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti 3 buah handphone, nota pembelian, dan juga dua sepeda angin.

 

Digondol Pas Parkir

Bulan September lalu, Shohib (56) warga Lamongan, juga  tidak pernah menyangka bakal jadi korban pencurian di Surabaya. Untungnya, ia dengan sigap melihat aksi pencurian dilakukan M Irfan (37) warga Kapas Lor Surabaya, Minggu (19/9/2021) pagi.

Saat itu, korban tengah gowes menggunakan sepeda Polygon Stratos sedang berisitirahat di sebuah minimarket di kawasan Darmo Surabaya.

Shohib kemudian memarkirkan sepedanya di halaman minimarket dan masuk ke minimarket untuk membeli minuman.  Mendapati hal itu,tersangka yang sudan kalap mendekati sepeda angin korban.

"Sepeda diambil oleh tersangka. Namun sejurus itu terlihat oleh korbannya dan langsung mengejar tersangka," kata Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Marji Wibowo, Senin (27/9/2021).

Tahu kepergok korbannya, M Irfan langsung mengendarai sepeda angin tersebut. 

"Korban teriak maling. Hingga dibantu warga dan pengendara motor," imbuhnya.

Karena terkejar, M Irfan akhirnya menyerah dan tertangkap di Jalan Comal Surabaya.

Begitu tertangkap, ia lalu digelandang ke Mapolsek Tegalsari guna mempertanggungjawabkan prbuatannya.

Kepada polisi, Irfan mengaku nekat mencuri sepeda itu untuk dijual kembali dan uangnya digunakan melunasi hutang serta kebutuhan hidup.

"Saya pengangguran. Terpaksa. Lihat kesempatan itu langsung spontan saja mencuri," aku Irfan yang juga baru pertama ini beraksi. Akibat perbuatannya,ia kini mendekam di tahanan Mapolsek Tegalsari Surabaya dan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. ge

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…