Hadiri Reses Aliyadi, Wagub Emil Dardak Ingin Pertanian Bisa Atasi Kemiskinan di Sampang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wagub Jatim Emil Dardak saat hadir dalam acara Maulid Nabi sekaligus reses Ketua Komisi B Aliyadi Musthofa di Ketapang Sampang, Minggu (31/10/2021).
Wagub Jatim Emil Dardak saat hadir dalam acara Maulid Nabi sekaligus reses Ketua Komisi B Aliyadi Musthofa di Ketapang Sampang, Minggu (31/10/2021).

i

SAMPANG - Acara Maulid Nabi sekaligus Reses Ketua Komisi B DPRD Jatim H Aliyadi Mustofa di Ketapang, Sampang turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak. Dalam acara tersebut, Wagub Emil Dardak mengatakan perlunya peningkatan potensi pertanian untuk mengatasi kemiskinan di Madura.

 

Wagub Emil Dardak mengungkapkan, angka kemiskinan di Kabupaten Sampang masih 22 Persen. Pihaknya menargetkan tahun 2024 angka ini akan bisa ditekan hingga 17 persen. Pasalnya, penyebab kemiskinan di Kabupaten Sampang bukan karena tingginya angka pengangguran, akan tetapi karena mayoritas masyarakat di Sampang bekerja di sektor pertanian. Setidaknya 30 persen masyarakat Sampang bekerja sebagai seorang petani.

 

Kata Emil penghasilan para petani di Sampang masih rendah sehingga tidak bisa membuat masyarakat keluar dari garis kemiskinan.

"Ini yang kita katakan bahwa ini bukan hanya pekerjaan Dinas Sosial tapi juga Dinas (bidang) Perekonomian," jelas Emil, Minggu (31/10/2021).

 

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya akan bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya untuk mengidentifikasi masalah apa yang dihadapi oleh para petani di Sampang. Sehingga langkah penangannya pun jelas.

 

"Apakah sumber masalahnya adalah lahan  pertanian yang kecil, atau permasalahan gak punya lahan jadi harus bayar sewa lahan atau budiaya tidak efisien. Ini juga lagi dipetakan oleh Dinas Pertanian, oleh Bapeda supaya langkah penanganan jelas," ungkap Emil.

 

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jatim, Aliyadi Mustofa mengatakan bahwa tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Sampang adalah tugas bersama. Salah satunya caranya adalah mendorong perekonomian masyarakat.

 

"Karena kebetulan komisi B itu adalah ekonomi tentu kita akan terus berjuang. Salah satunya melalui UMKM, Koperasi, Pertanian, Pariwisata, semua yang berpotensi ekonomi yang berdampak pada masyarakat lokal," ujar Aliyadi.

 

Aliyadi melanjutkan, bahwa sektor pertanian juga termasuk sektor yang paling penting untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sampang. Hal ini karena Jawa Timur sendiri adalah salah satu penopang pangan nasional.

 

"Jatim ini adalah penopang pangan nasional yang sampai hari ini surplus dan terus kita dorong, sehingga dari sektor ini ada sebuah dampak positif akan perbaikan ekonomi masyarakat," tuturnya.

 

Selain pertanian, home industri pembuatan genting Kabupaten Sampang juga menjadi salah satu sektor yang bisa berpotensi meningkatkan ekonomi di Kabupaten Sampang.

 

"Nah ini yang perlu kita dorong sekitar satu kecamatan hampir semua pengerajin genting tetapi yang menjadi keluhan mereka adalah kurangnya perhatian mereka terkait teknologi," tutup Wakil Ketua DPW PKB Jatim ini. rko

Tag :

Berita Terbaru

Tingkatkan Kuota Paspor hingga 75 Persen, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Catatkan 210 Pemohon per Hari

Tingkatkan Kuota Paspor hingga 75 Persen, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Catatkan 210 Pemohon per Hari

Kamis, 16 Jul 2026 11:38 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar meningkatkan kuota pelayanan permohonan paspor harian sebesar 75 persen, yang sebelumnya 120…

Tingkatkan Efektifitas Masalah Hukum, KAI Daop 7 Madiun Jalin Kerjasama dengan Kejari Kota Madiun

Tingkatkan Efektifitas Masalah Hukum, KAI Daop 7 Madiun Jalin Kerjasama dengan Kejari Kota Madiun

Kamis, 16 Jul 2026 11:35 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun resmi jalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang…

Cegah ‘Overload’ TPA Supit Urang, Pemkot Malang Optimalisasi Pengolahan Hulu

Cegah ‘Overload’ TPA Supit Urang, Pemkot Malang Optimalisasi Pengolahan Hulu

Kamis, 16 Jul 2026 11:14 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi terjadinya overload atau kelebihan akibat beban sampah yang diolah di TPA Supit…

Tahun 2026, Pemkot Malang Upayakan 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Tahun 2026, Pemkot Malang Upayakan 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Kamis, 16 Jul 2026 11:06 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti masih banyak pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkup Kota Malang, Jawa Timur, saat…

5 Tahun Pendapatan Perumdam Kota Madiun Tak Sesuai Target, Pengamat: Jangan Sampai Salah Pilih Direksi  ‎

5 Tahun Pendapatan Perumdam Kota Madiun Tak Sesuai Target, Pengamat: Jangan Sampai Salah Pilih Direksi ‎

Kamis, 16 Jul 2026 08:43 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 08:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik sekaligus Direktur Statistika Indonesia, Nu'man Iskandar, menyoroti kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Min…

Bandar di Buenos Aires, Prediksi Inggris 1-2 Argentina

Bandar di Buenos Aires, Prediksi Inggris 1-2 Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 01:25 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga di Atlanta, menghadirkan rivalitas panjang yang telah menghasilkan banyak momen bersejarah di panggung Piala Dunia. Tiket menuju partai…