Anggaran Pendidikan 22,34 Persen Reni Astuti Berharap Semua Warga MBR Dapat Mengenyam Pendidikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. SP/ALQ
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Setelah APBD 2022 digedok Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mendorong anggaran 10,4 triliun dapat meningkatkan pembangunan disegala sektor yang menjadi prioritas anggaran APBD 2022. 

 “Melalui APBD 2022, banyak anggaran yang ditingkatkan di berbagai sektor bagi masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung bagi warga Kota Surabaya” kata Reni, Rabu (17/11). 

 Reni menjelaskan APBD 2022 memberikan anggaran yang besar di bidang pendidikan yakni 22,34 persen atau senilai Rp2.324.846.009.953. Ia berharap pemerintah kota Surabaya dapat berkomitmen membantu warga dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar tetap bisa mengenyam pendidikan diwujudkan melalui beasiswa untuk 2304 mahasiswa. 

 “Terdapat beasiswa SMK/SMK/MA/MAK bagi 15.449 pelajar, kemudian 13.415 paket seragam bagi SMK/SMK/MA/MAK,  selanjutnya juga dengan pengadaan 859 laptop untuk  Pos PAUD Terpadu (PPT),” lanjutnya," terang politisi PKS ini. 

 Dengan anggaran yang besar itu, Reni menjelaskan bahwa bantuan 1 laptop untuk 1 PPT diharapkan bisa membantu para bunda PAUD dalam tugas mendidik anak usia dini di era digital ini. "Banyak jasa bunda PAUD, karenanya harus kita support sarana prasarananya", tegas Reni. 

 "Adapula insentif  bagi 13.751 guru ngaji dan guru sekolah minggu, sebesar Rp. 500 ribu yang sudah dianggar sejak tahun lalu. Masih tetap di 2022” papar Reni.

Sementara anggaran untuk 2400 modin dan 184 hafidz Quran naik menjadi Rp. 800 ribu/bulan dari semula Rp.400 ribu/bulan. Alq

Berita Terbaru

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Meletakan Batu di Atas Rel KA, dengan tegas hal itu ganggu keselamatan Perjalanan Kereta Api. Untuk …

Melalui Inofasi PASPORIA, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Perluas Layanan ke Imigrasian

Melalui Inofasi PASPORIA, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Perluas Layanan ke Imigrasian

Senin, 21 Sep 2026 11:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Kali ini layanan tersebut hadir di Kab.Tulungagung, berbarengan aktivitas masyarakat, pada Car Free Day pada Minggu …

Satgas Pangan Jombang Sisir Ritel, Beras Fortifikasi Sumo Kuning Ditarik

Satgas Pangan Jombang Sisir Ritel, Beras Fortifikasi Sumo Kuning Ditarik

Senin, 21 Sep 2026 11:35 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Satgas Pangan Polres Jombang bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang kembali sidak di sejumlah…

Viral Tahlilan ‘Orang Have’ di Lamongan, Pulang-pulang Bawa Kipas Angin

Viral Tahlilan ‘Orang Have’ di Lamongan, Pulang-pulang Bawa Kipas Angin

Senin, 21 Sep 2026 11:28 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Media sosial kembali dihebohkan dengan adanya unggahan video tahlilan tak biasa di Kabupaten Lamongan yang diklaim sebagai ‘orang h…