Divonis 18 Bulan Penjara, Han Seo-hee Maki Hakim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Han Seo-hee.
Han Seo-hee.

i

SURABAYAPAGI.COM, Seoul -  Mantan trainee YG Entertainment Han Seo Hee kembali membuat kontroversi. Ia berteriak-teriak dan memaki-maki hakim ketika mendengarkan putusan satu setengah tahun (18 bulan) hukuman penjara setelah ia dinilai berisiko melarikan diri setelah dinyatakan positif mengonsumsi narkoba saat masa percobaan beberapa waktu lalu.

Selama ini Han Seo Hee kerap terlibat dalam skandal artis Korea. Wanita berumur 26 tahun itu pertama kali mengklaim dirinya sebagai mantan pacar T.O.P BIGBANG dan pernah mengisap ganja dengannya.

T.O.P BIGBANG yang saat itu menjalani wajib militer pun diperiksa karena tuduhan Han Seo Hee. Posisinya juga diganti dari tentara menjadi petugas layanan publik.

Han Seo Hee kembali terlibat dalam skandal narkoba saat menyebut B.I membeli obat LSD darinya. Meskipun bukti pembelian dan pemakaiannya tidak ditemukan oleh pihak kepolisian, B.I memilih hengkang dari iKON.


Kasus Narkoba Han Seo Hee

Pada 2016, Han Seo-hee divonis tiga tahun penjara dengan empat tahun masa percobaan setelah mengakui mengonsumsi ganja.

Namun, hasil tes urinnya positif mengandung obat-obatan psikotropika pada Juli 2020. Ia saat itu menyatakan bahwa ada kekeliruan dari tes urin tersebut dan melakukan tes rambut di Layanan Forensik Nasional.

Kala itu, hasil tes rambut menyatakan ia negatif. Sehingga, ia bisa mempertahankan masa percobaannya. Kendati demikian, tak lama setelah itu, jaksa penuntut mendakwa Han Seo-hee atas penggunaan metamfetamin. Ia terancam mendapat hukuman tiga tahun penjara karena pelanggaran masa percobaan.


Han Seo Hee Memaki-maki Hakim

Pengadilan Distrik Suwon menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara pada Han Seo Hee yang mencoba melarikan diri

Han Seo Hee mengelak hasil tes narkobanya yang positif. Ia menuding hasil tes urinnya dicampur dengan tes urin orang lain. Han Seo Hee pun menyebut hasil tes urinnya positif karena terjatuh ke dalam toilet.

"Nyonya Han mengatakan cangkir kertasnya jatuh ke toilet saat tes urin, yang dilakukan di kantor masa percobaan. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan sampelnya tercampur dengan konten dari toilet, seperti yang diungkap National Forensic Service," ungkap pihak pengadilan seperti dilansir dari Koreaboo, Rabu (17/11/2021) kemarin,

"Kami menolak klaimnya (Han Seo Hee) yang mengatakan tes urinnya dicampur dengan sampel orang lain. Hanya ada dua orang lain yang diuji pada saat yang sama dengan nyonya Han dan mereka berdua laki-laki."

Dilansir dari News1, Han Seo Hee berteriak dan memaki-maki hakim setelah dijatuhi hukuman penjara. Mantan trainee KPop itu mengatakan, "F*ck, yang benar saja! Aku tidak akan kabur! Apa yang kamu lakukan padaku hakim? Tidak ada alasan untuk memenjarakan aku!"
Hakim menanggapi kemarahannya dan menjelaskan ia dapat mengajukan banding atas hukumannya.

 Namun, menurut laporan News1, Han Seo Hee tetap memaki hakim dan meneriakkan, "Apa yang kamu lakukan hakim," saat dikawal ke luar ruang sidang.

Han Seo Hee pun dilaporkan membuat keributan di ruang tunggu karena suaranya terdengar di ruang sidang. Menurut News1, dia juga membuat keributan di bus penjara. nw/kr/ks

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…