Satlantas Polres Blitar Buat Pita Gaduh atau Garis Kejut untuk Cegah Kecelakaan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 24 Nov 2021 16:30 WIB

Satlantas Polres Blitar Buat Pita Gaduh atau Garis Kejut untuk Cegah Kecelakaan

i

Kasat Lantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana pimpin langsung bikin Garis Kejut di jalan raya Gunung Bethet. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Satuan Polisi Lalulintas Polres Blitar melakukan pencegahan kecelakaan di ruas Jalan raya Gunung Bèthèt di wilayah Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Selain itu termasuk mencegah adanya balap liar di wilayah hukum Polres Blitar, kali ini Satlantas Polres Blitar melakukan tindakan dengan membuat pita penggaduh atau yang dikenal dengan garis kejut pada Rabu (24/11).

Pelaksanaan pembuatan garis kejut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana S.IK SH MH ini di pusat jalan raya Gunung Bèthèt sepanjang 150 meter. Menurut Kasat Lantas I Putu Angga Feriyana, adanya garis kejut tersebut bisa mengurangi kecelakaan di jalan, selain itu jalan raya ini sering dipergunakan balap liar oleh masyarakat maupun utamanya para remaja juga dari wilayah lain.

Baca Juga: Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

"Kami pagi ini Rabu 24 Nopember membuat pita kejut untuk memberikan efek jera kepada pengguna jalan raya ini, sedang tujuan utama kami guna menekan angka kecelakaan, sekaligus  untuk menghalau para balap liar yang dipergunakan sewaktu waktu oleh mereka, biasanya sore hari sampai malam hari," kata AKP I Putu kepada Surabaya Pagi.

Lebih jauh anak buah AKBP Adhitya Panji Anom S.IK ini membeberkan pemasangan pita penggaduh atau garis kejut, bertujuan untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati, serta diharapkan dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas dan tak kalah pentingnya mencegah kegiatan aksi balap  liar yang melibatkan anak-anak  muda di Wilayah Gunung Bèthet.

Baca Juga: Diduga Mabuk saat Berkendara, Pikap Tabrak 2 Motor dan Bus Pariwisata

"Memang jalan raya Gunung Bèthèt ini sangat bagus dan lengang bila sore sampai jelang malam, dan jalan raya Gunung Bèthèt ini menghubungkan dengan wilayah Blitar Selatan, dan saat jelang malam itulah para remaja mereka lakukan aksinya  balap liar, walau satuan petugas gabungan baik Sabhara dan SatLantas bersama Polsek sering lakukan operasi wilayah tersebut, mereka tidak jera walau kita sudah melakukan tindakan tegas baik dengan tilang maupun mengamankan puluhan motor," tegas AKP I Putu lagi.

Selain membubarkan balap liar Satuan Polisi Lalu Lintas sering kali memantau jalan raya Gunung Bèthèt selain operasi rutin.

Baca Juga: Diduga Mabuk dan Hampir Diamuk Massa, Pengemudi Mobil di Ponorogo Tabrak Emak-emak hingga Tewas

"Dalam Operasi Zebra Semeru 2021 jalan raya Gunung Bèthèt ini termasuk  prioritas kami, sebelumnya kami Satlantas Polres Blitar dan gabungan telah beberapa kali membubarkan balap liar di wilayah Gunung Bèthèt ini,  dan pernah terjadi laka lantas saat balap liar yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia," terang AKP I Putu Angga Feriyana di Jalan raya Gunung Bèthèt sambil mengikuti petugas membuat Garis kejut.

Jalan Raya Gunung Bèthèt sepanjang 150 meter itu dipasang garis kejut ada 3 tempat. Dengan di pasang Garis kejut ini semoga keamanan dan keselamatan berlalu lintas di jalan raya Gunung Bèthèt bisa terwujud, termasuk menghentikan pembalap liar harap Perwira Polisi asli Bali ini. Les

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU