Kejar Herd Immunity, Vaksin Terus Dilaksanakan Hingga Tingkat Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masyarakat antusias mengikuti ajakan vaksin sebagai ikhtiar memangkas peredaran covid-19. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Masyarakat antusias mengikuti ajakan vaksin sebagai ikhtiar memangkas peredaran covid-19. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Vaksin sebagai ikhtiar memutus rantai penyebaran covid-19 terus dilakukan di Lamongan. Bahkan vaksin sampai dilakukan hingga ke tingkat desa, bahkan sampai ada yang  dengan cara dor to dor, khususnya memberikan pelayanan kepada para lansia.

Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kepudi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, TNI dan Polri menggelar vaksin di Kantor Desa setempat Kamis (02/12/2021).

Kegiatan vaksin ini disambut antusias oleh warga setempat. Apalagi aparatur pemerintah bersama TNI Polri kompak ikut andil mensukseskan vaksin dengan 500 dosis vaksin Sinovac dengan memberikan arahan dan ajakan dengan memberikan pemahaman akan manfaat vaksin.

"Kami berusaha terus menjalankan dan melakukan pendampingan, bagaimana mensukseskan program vaksinasi nasional ini, salah satunya dengan ikut membantu pendampingan di Desa Kepudi ini," kata Kopda Santoso, Babinsa Koramil 0812/03 Turi.

Disebutkan olehnya, dalam pendampingan vaksinasi ini, Babinsa secara intens juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait vaksin yang aman dan halal.

 

Dalam kesempatan tersebut kopda Santoso selaku Babinsa dirinya meminta masyarakat untuk tidak takut divaksin. "Pemerintah melalui BPOM dan MUI telah memberikan lisensi aman dan halal terhadap vaksin ini, jadi masyarakat tidak perlu takut," tegasnya.

Sementara itu Danramil 0812/03 Turi Kapten Kav Parman mengungkapkan, program vaksinasi ini digelar untuk mempercepat tercapainya herd immunity. Meski demikian, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalan protokol kesehatan dengan tetap melaksanakan 5M.

"Meski telah divaksin, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak," imbuhnya.

Lebih lanjut Danramil menegaskan, vaksinasi bukan merupakan obat, melainkan berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh.

"Vaksin bukan suatu jaminan jika seseorang bisa terbebas dari serangan pandemi Covid-19. Jadi tidak boleh serta-merta. Protokol kesehatan tetap dipatuhi. Vaksin hanya sebagai penguat imun tubuh," pungkasnya. jir

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …