Panlih Wawali Kota Kediri Rencana Ajak Audensi Eksekutif dan Partai Pengusung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Panitia Pemilih Wawali Kota Kediri
Anggota Panitia Pemilih Wawali Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Meski telah mengirimkan surat kepada pemerintah daerah dan partai pengusung pada 15 November lalu, Panitia Pemilihan (Panlih) Pengganti Wakil Wali Kota Kediri belum menerima surat balasan dari Pemkot Kediri maupun partai pengusung.

Padahal, Panlih telah mengirimkan surat kepada pemerintah daerah dan partai pengusung pada 15 November lalu.

Menyikapi hal itu, Panlih berencana mengadakan audiensi bersama ekskutif dan partai pengusung pada bulan Desember.

Sekretaris Panlih DPRD Kota Kediri, Ashari mengaku belum menerima balasan dari partai pengusung, yakni, PAN dan Nasdem meskipun sudah menjelang akhir tahun.

“Karena surat yang sudah kita kirim belum ada balasan. Maka kita akan mengagendakan untuk audiensi. Untuk kapan kami masih menunggu arahan Ketua Panlih,” kata Ashari, Kamis (2/12/2021). 

Dalam audiensi nanti menurut Ashari Panlih bisa mengetahui kenapa partai pengusung belum memberikan balasan pada panlih.

Menurutnya dalam proses ini, DPRD Kota Kediri tidak bisa memberikan tenggat waktu karena tidak ada dalam tatib dan dasar hukum.

“Kami sudah memberikan surat pada partai pengusung, tidak ada batas waktu dan sanksi jika partai pengusung tidak segera memberi nama 2 calon wawali. Sekarang kami hanya menunggu. Tapi nanti dalam audiensi mungkin saja akan disampaikan kenapa pengusung belum memberi balasan,” tuturnya.

Menurutnya pemilihan calon merupakan wewenang masing-masing partai pengusung.

Anggota DPRD tidak mengetahui kendala atau proses yang harus dilalui masing-masing partai dalam mengusulkan calon.

"Jadi lewat audiensi itu kita bisa tahu, ada kendala apa sebenarnya. Dan lewat audiensi juga, Panlih bisa mengetahui kepastian dari partai pengusung kapan mereka akan mengirimkan calon tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ashari berharap, partai yang bersangkutan atau di sini ialah partai pengusung agar secepatnya mengusulkan nama ke Panlih DPRD Kota Kediri.

Sementara itu, Ketua Panlih, Sujoko Adi menjelaskan ada perbedaan antara pemilihan wakil kepala daerah Kabupaten Tulungagung dan Kota Kediri. Di sana partai pengusung mendorong jalannya pemilihan wawali.

“Kalau di sana partai pengusung yang mengajukan terlebih dahulu, lalu DPRD membentuk panlih. Kalau disini kebalikannya, DPRD membentuk panlih dan menunggu pengajuan nama pengganti wawali,” imbuhnya.

Pembentukan panlih sendiri dilakukan sebagai bentuk kinerja DPRD Kota Kediri dalam proses pembangunan daerah.

“Ini bentuk kerja kami, membentuk panlih supaya posisi wawali yang kosong bisa terisi,” tutupnya. Can

 

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…