Buruh di Jombang Demo Bawa Keranda Mayat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Demo di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jombang.
Demo di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jombang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Aksi unjuk rasa kembali terjadi di Jombang. Tepatnya di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Dalam aksi tersebut, massa yang terdiri dari puluhan buruh membawa atribut keranda mayat sebagai sindiran bagi pimpinan daerah setempat, bahwa rasa hati nurani mereka seolah sudah mati.

Koordinator Aksi dari serikat buruh PTP SBPJ-GSBI yang hari ini melakukan aksinya, Hadi Purnomo menuturkan, hingga saat ini pihaknya belum selesai menuntut adanya kenaikan UMK yang dengan mengambil momen hari HAM dunia.

“Ini tindak lanjut aksi kemarin, bertepatan dengan hari HAM ini, dalam aksi kami ada beberapa tuntutan. Yakni cabut Omnibus Law RUU Cipta Kerja, berikan upah layak sesuai kebutuhan riil buruh apalagi bahan pokok naik terus, pemerintah harus terapkan keadilan dan penegakan HAM, dan jalankan reformasi sejati,” tuturnya, Jum’at (10/12).

Mengenai arti dari keranda mayat yang digunakan sebagai atribut aksi, Hadi megungkapkan jika hal tersebut sebagai bentuk kekecewaan yang dirasakan buruh dengan beberapa kali melakukan aksi tidak mendapat respons dari Bupati Jombang.

“Arti keranda itu menggambarkan matinya hati nurani para wakil rakyat kita, pimpinan daerah kita, karena selama ini kita aksi tidak pernah ditemui oleh bupati,” ungkap Hadi.

Penggambaran perjuangan HAM yakni Munir dan Marsinah turut dijadikan atribut peserta aksi, menurut Hadi hal tersebut sebagai simbol perjuangan yang saat ini dilakukan untuk kaum buruh di Jombang.

“Yang jelas kita menghargai dan mengenang jasa-jasa Marsinah dan Munir, karena mereka pahlawan berjuang dalam HAM, gugur mengorbankan nyawanya yang sampai saat ini kasusnya belum tuntas tertangani,” kata Hadi memungkasi.

Nampak sekitar 25 an buruh berkumpul di depan kantor Disnakertrans Jombang dengan atribut yang digunakan sebagai bahan orasi.

Mulai dari keranda mayat, sosok Munir, Marsinah, dengan tulisan-tulisan di atas kertas sebagai bentuk protes dan aspirasi para buruh.

 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…