PPKM Level 3 pada Nataru Dibatalkan, Jangan Lengah!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyemprotan disinfektan di wilayah kampung tangguh RW 02 Asem Bagus Surabaya. SP/Sammy mantolas
Penyemprotan disinfektan di wilayah kampung tangguh RW 02 Asem Bagus Surabaya. SP/Sammy mantolas

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Pusat telah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada perayaan malam Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meski begitu, bukan berarti masyarakat harus melupakan dan teledor dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat perayaan Nataru.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno mengimbau masyarakat Surabaya untuk mematuhi peraturan terbaru dari pemerintah mengenai pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada Nataru.

Ia mengatakan, dengan dibatalkannya PPKM Level 3 ini telah memberikan udara segar bagi pelaku usaha, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa menjajakkan produknya saat Nataru nanti.

"Kebijakan Pemerintah Pusat membatalkan PPKM Level 3 pada saat Nataru membawa angin segar bagi pelaku usaha untuk bisa tetap menjalankan roda perekonomiannya," kata Anas, Minggu (19/12).

Tetapi, lanjut Politisi PDIP Ini, para pelaku usaha harus tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan agar tidak menimbulkan lonjakan virus.

"Artinya tetap pada saat Nataru perekonomian di Surabaya bisa tumbuh dan bergerak untuk ekonomi bangkit," tuturnya.

Di satu sisi, Anas melihat perilaku kebanyakan masyarakat Surabaya hingga sampai saat ini sudah sangat patuh dalam menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

"Terpenting ialah masyarakat tidak lupa dalam hal menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat," tandasnya.

Diketahui, pemerintah membatalkan PPKM Level 3 saat Nataru, dan sebagai gantinya telah dikeluarkan aturan baru melalui Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal 2021 dan Tahun baru 2022.

Dikutip melalui lembaran Inmendagri, aturan tersebut mulai berlaku pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

 

 

 

Kampung Tangguh

Terpisah, tak ingin varian omicron meluas hingga Surabaya, pemerintah kota melalui Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas), berupaya melakukan sejumlah langkah antisipatif.

Salah satunya adalah dengan mengaktifkan kembali tim satuan gugus tugas (satgas) covid-19 kampung tangguh wani jogo Surabaya.

"Satgas kampung tangguh wani jogo Surabaya ini tetap diberdayakan untuk tetap waspada, kemudian mengantisipasi, dan melaporkan warganya, terutama yang melakukan perjalanan dari luar kota dan juga luar negeri," kata Kepala BPB Linmas sekaligus Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto, Minggu (19/12/2021).

Selain mengaktifkan kembali kampung tangguh, operasi protokol kesehatan juga semakin masif digencarkan oleh BPB Linmas Surabaya.

Tak hanya itu, upaya treacing, testing dan treatment (3T) juga akan dimaksimalkan. Data dari dinas kesehatan Surabaya, rerata testing per hari mencapai 4.500.

"Jadi, kita lebih menggencarkan prokes, dan itu dibantu oleh Kapolrestabes, TNI, dan jajaran 3 pilar. Operasi prokes dan swab massal tetap kita lakukan pada waktu-waktu tertentu," katanya.

Sementara itu dari penelusuran Surabaya Pagi, tim satgas kampung tangguh wani jogo Surabaya selama ini terus bergerak menggalakan sosialisasi prokes dan penyemprotan disinvektan.

Salah satunya dilakukan oleh kampung tangguh wani jogo Surabaya RW 02 Asem Bagus. Ketua RW 02 Asem Bagus Edi Siswanto saat ditemui menyampaikan, sejak Juli 2021, tim satgas RW 02 terus bergerak melakukan sosialisasi progres dan sterilisasi lingkungan.

"Masih. Satgat wani Jogo tetap jalan Protokoler kesehatan berjalan, bantuan disinfektan, masker dan lain-lain dari kelurahan berjalan terus," kata Edi Siswanto kepada Surabaya Pagi, Minggu (19/12/2021).

Selain sterilisasi dan pembagian masker, ia juga mengupayakan program pemberian vaksin bagi warga RW 02 Asem Bagus. Hingga saat ini, hampir 100% masyarakat Asem Bagus telah divaksin baik dengan dosis pertama maupun dosis kedua.

Guna mendukung keberhasilan program di RW 02, ia juga bekerjasama dengan sejumlah stakeholders. Mulai dari puskesmas, Polsek dan Koramil setempat.

Berkaitan dengan libur natal dan tahun baru, ia telah menginstruksikan agar warganya selalu melapor manakala ada keluarga atau kerabat yang datang mudik ke wilayah RW 02 Asem Bagus.

"Sudah saya infokan ke warga. Dan saya selalu tegaskan agar warga selalu berwaspada dan melapor. Pokoknya sesuai himbauan dari pemerintahlah," ucapnya.

Hal serupa juga terjadi di kampung tangguh RW 1 Asem Rowo. Ketua RW 1 Hadi Soewarno saat ditemui mengapresiasi upaya pemerintah menjadikan kampung tangguh sebagai garda terdepan dalam mencegah penyebaran varian omicron.

Kendati begitu ia meminta agar ada tambahan anggaran untuk kampung tangguh. Karena anggaran Rp5 juta yang diberikan Pemkot untuk kampung tangguh, hanya cukup untuk sarana dan prasarana.

"Kita di sini (RW 1) ada 9 RT. Mana cukup 5 juta dibagi rata per RT. Belum lagi operasional tim tiap harinya. Tentu kurang. Jadi tolonglah kalau mau jadikan kita garda terdepan untuk melawan omicron, mbok kita juga diperhatikan," kata Hadi Suwarno.

Selama ini kata Hadi, operasional tim satgas selalu berasal dari pembiayaan kas RW dan sumbangan sukarela warga. Model gotong-royong yang dibangun di RW 1 Asem Rowo inilah yang membuat program kampung tangguh besutan Tri Rismaharini dapat berjalan lancar di wilayah tersebut.

"Tapi alhamdulillah, warga selalu mendukung kami. Jadi karena kekompakan ini, sosialisasi lancar, vaksinasi lancar, semua program di RW 1 berjalan semua," ujarnya. sem/alq

Berita Terbaru

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya menyatakan para terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek…

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Gresik bagian selatan kembali dibongkar Satresnarkoba Polres Gresik. Seorang pria b…

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya, untuk terus menjadi…

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Jatim…

PLN Dukung Ekspansi Agroindustri Jombang melalui Penambahan Daya

PLN Dukung Ekspansi Agroindustri Jombang melalui Penambahan Daya

Jumat, 14 Agu 2026 16:26 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:26 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam m…

Pemesanan Rental Mobil via Kanal Digital Tembus 70 Persen, Bluebird Perluas Akses Goldenbird

Pemesanan Rental Mobil via Kanal Digital Tembus 70 Persen, Bluebird Perluas Akses Goldenbird

Jumat, 14 Agu 2026 16:23 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Perubahan perilaku konsumen mendorong bisnis penyewaan kendaraan semakin bergeser ke kanal digital. Di Indonesia, hampir 70 persen p…