Perbaiki Nilai SAKIP, Wali Kota Ajak OPD Keluar Zona Nyaman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.  SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Terus stagnannya nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi Kota Mojokerto selama enam tahun berturut-turut menjadi atensi serius Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Selain berupaya menemukan akar masalahnya, Petinggi Pemkot ini juga bakal melakukan upaya taktis untuk mendongkrak nilai SAKIP tahun 2022 nanti.

"Mulai tahun depan, saya ajak semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk keluar dari zona nyaman. Karena kalau tidak begitu, selamanya akan tetap seperti ini," ujarnya ditemui di Rumah Rakyat, Jumat (24/12) sore.

Ning Ita menyebut, sejak awal kepemimpinannya, ia ingin membangun sistem akuntabilitas pemerintahan yang baik dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintah daerah. Bahkan saat itu, Ia juga sudah memboyong 32 Kepala OPD untuk menimba ilmu terkait SAKIP di Kemenpan RB.

"Tapi tetap harus ada komitmen bersama, karena kalau lahir dari kepala daerah saja dan tidak diikuti seluruh pejabatnya maka jadinya berat. Sebab semuanya harus komitmen dan sepakat keluar dari zona nyaman," tegasnya.

Sepakat dalam hal ini, lanjut Ning Ita, yakni sepakat berkinerja terbaik, sepakat mengelola anggaran dengan efektif dan efisien. Sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan harus ada output dan outcome yang dihasilkan dengan ukuran yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Makanya saat rapat evaluasi SAKIP kemarin benar-benar saya tunggui. Dan kita sudah dapatkan tutor yang pas untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja 27 OPD se Kota Mojokerto," tukasnya.

Tutor yang ditunjuk ini nantinya akan melakukan desk saru persatu. Sebab berdasar verifikasi yang dilakukan Kemenpan kemarin, dua pertiga OPD masih belum paham terkait SAKIP.

"Bayangkan hanya 1/3 saja yang paham, dan saya sendiri juga akhirnya ikut belajar secara tekhnis sebab nanti yang menguatkan nilai adalah paparan saya selaku kepala daerah," cetusnya.

Masih kata Ning Ita, pihaknya sejatinya sudah melakukan beberapa hal yang bisa mendongkrak nilai SAKIP Kota Mojokerto. Namun sayangnya, itu tak terlaporkan ke Kemenpan RB.

"Misalnya soal penggabungan 4 OPD di awal tahun 2021 guna efisisensi anggaran dan penerapan aplikasi e kinerja yang bisa mengukur kinerja ASN secara kuantitatif. Tapi karena tak dilaporkan ya tak berpengaruh apa-apa pada penialian SAKIP, ini kan sayang," keluhnya.

Untuk itu, tahun depan Ning Ita bertekad akan melakukan paparan sendiri ke Kemenpan RB, bukan lewat virtual lagi. Sehingga kementerian paham dan tahu upaya-upaya konkrit Kota Mojokerto dalam harmonisasi peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

"Dan jika ini saya lakukan dalam kapasitas sebagai kepala daerah, maka akan menambah poin tersendiri, karena ini menunjukkan komitmen tinggi kepala daerah dalam meningkatkan kinerja instansi pemerintah daerah," tegasnya.

Terpisah, Acim Dartasim, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Kota Mojokerto mengatakan seluruh Kepala OPD sepakat untuk berkomitmen bekerjasama meningkatkan nilai SAKIP pada OPD masing-masing.

"Selain tiga OPD yakni Ortala, Inspektorat, dan Bappedalitbang, kami juga melibatkan pihak ketiga yakni Andy Kurniawan beserta tim nya, sehingga nanti betul-betul mendapatkan pemahaman yang sama antar OPD yang ada di Pemerintah Kota Mojokerto" ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat (24/12/2021).

Diketahui, Andy Kurniawan merupakan seorang akademisi sekaligus peneliti dari Laboratorium Kebijakan Publik dan Perencanaan Pembangunan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya Malang yang telah sukses mendampingi enam daerah lain di Jawa Timur meraih predikat A.

"Semoga ini akan menjadi titik balik dalam rangka capaian nanti nilai SAKIP kita di akhir RPJMD pada tahun 2023 mendatang" imbuhnya.

Lebih lanjut Achim optimis, jika seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama terhadap SAKIP, maka penilaian SAKIP tahun 2021 kota Mojokerto mampu meraih predikat BB.

"Harapanya kedepan tentunya tidak saling menyalahkan, harus saling mensupport, dan taat terhadap apa yang sudah direncanakan" pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

ART Indonesia Diduga Bunuh Nenek 93 Tahun di Hong Kong

ART Indonesia Diduga Bunuh Nenek 93 Tahun di Hong Kong

Rabu, 14 Okt 2026 08:02 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 08:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang nenek berusia 93 tahun bermarga Kwan di Hong Kong yang melibatkan seorang asisten rumah t…

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Bikin Panik

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Bikin Panik

Rabu, 14 Okt 2026 07:58 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kawasan Jalan Dupak Rukun, Surabaya menjadi sorotan pasca munculnya semburan air setinggi sekitar 2–3 meter yang diduga akibat k…

HAKIM PTUN TERBUKTI NIKAH SIRI TANPA IZIN ISTERI SAH

HAKIM PTUN TERBUKTI NIKAH SIRI TANPA IZIN ISTERI SAH

Rabu, 14 Okt 2026 07:55 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta — Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) bersama Komisi Yudisial (KY) kembali menggelar sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) t…

Tergiur Bayaran Rp 800 Juta, Wanita Brasil Bawa 3,6 kg Kokain Cair ke Bali

Tergiur Bayaran Rp 800 Juta, Wanita Brasil Bawa 3,6 kg Kokain Cair ke Bali

Rabu, 14 Okt 2026 07:53 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Denpasar - Polda Bali menangkap seorang perempuan warga negara Brasil, TCDS (36), karena diduga membawa narkotika jenis kokain cair seberat…

Jasindo Beri Perlindungan 20.838 Objek Barang Milik Negara

Jasindo Beri Perlindungan 20.838 Objek Barang Milik Negara

Rabu, 14 Okt 2026 07:51 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Asuransi Jasindo pada tahun ini memberikan perlindungan terhadap 20.838 objek barang milik negara (BMN) dengan total nilai pertanggungan…

Ihsg Melemah Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik Dan Ekspektasi Inflasi

Ihsg Melemah Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik Dan Ekspektasi Inflasi

Rabu, 14 Okt 2026 07:49 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa bergerak melemah dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik…