Mojokerto Raya Bersiap Gelar Sekolah Tatap Muka Penuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat wawancara dengan media. SP/Dwi AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat wawancara dengan media. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kota dan Kabupaten Mojokerto bersiap untuk mengeglar pembelajaran tatap muka (PTM) penuh. Itu menyusul wilayah di Mojokerto Raya telah memenuhi kriteria dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengungkapkan, kondisi Kota Mojokerto masuk dalam kategori A pada klasifikasi SKB empat menteri terbaru yang mengatur tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Selain berada pada level 1 PPKM, capaian vaksinasi tahap dua pendidik dan tenaga kependidikan juga telah terlampau dari batas minimal 80 persen. Selain itu, vaksinasi dosis dua kelompok lansia sudah mencapai di atas 50 persen.

”Artinya sesuai dengan SKB empat menteri itu kita sudah memenuhi syarat. Berarti kan sudah boleh (menggelar PTM 100 persen),” terangnya.

Vaksinasi tenaga pendidik dan kependidikan di Kota Mojokerto masuk dalam kategori kelompok pelayanan publik yang cakupannya sudah menyentuh 150 persen.

Sedangkan lansia saat ini 83 persen untuk dosis pertama dan dosis dua berjalan 68 persen tervaksin.

Sehingga, lanjut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, pelaksanaan PTM secara penuh paling cepat dilaksanakan Januari mendatang. Yakni bersamaan dengan digulirkannya kegiatan belajar mengajar di semester genap tahun ajaran 2021/2022. Dengan catatan, sebut dia, status persebaran Covid-19 di Kota Mojokerto tetap melandai.

Bahkan, jumlah kasus aktif saat ini masih bertahan di angka nol kasus.

”Selama kondisinya tetap landai sangat memungkinkan di semester depan. Semoga momen Nataru ini tetap terkendali,” tandas Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto.

Pihaknya pun menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) untuk menguatkan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) di sekolah.

Pengetatan pengawasan itu dilakukan untuk menghindari munculnya kasus Covid-19 di lembaga pendidikan. ”Jangan sampai syarat-syarat sudah terpenuhi tapi nanti pelaksanaannya abai. Karena itu bisa jadi potensi muncul klaster,” tegasnya.

Terkait kesiapan lembaga pendidikan, orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini menyebut jika seluruh lembaga jenjang TK, SD, hingga SMP telah memenuhi sarana dan prasarana pendukung prokes.

Mulai dari pengecekan suhu, jaga jarak, pemberian sekat di bangku kelas, serta disinfeksi dua kali sehari di lingkungan sekolah setelah PTM. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wahid Wahyudi juga menyatakan kesiapan jenjang SMA/SMK juga telah siap menggelar PTM penuh.

Khususnya di wilayah Cabang Kota dan Kabupaten Mojokerto yang kini sama-sama berada di level 1 PPKM.

”Kita siap semuanya. Bahkan Jawa Timur adalah provinsi yang pertama kali melaksanakan hybrid learning yang kita mulai Agustus 2020 di saat semua provinsi masih pembelajaran jarak jauh,” tandasnya saat ditemui di Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk 50, Kota Mojokerto.

Meski demikian, kebijakan penerapan PTM secara penuh tetap disesuaikan dengan kondisi daerah di 38 Kabupaten Kota di Jatim.

Karena berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 67 tentang PPKM Jawa dan Bali, masih terdapat 8 daerah yang masuk level 3 dan 10 daerah berada di level 2. Sedangkan level 1 meningkat menjadi 20 daerah.

”Bagaimana kebikjakan antara tatap muka dan online, tentu kita sesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing terhadap pandemi Covid-19,” tutupnya.

Sementara itu, berdasarkan SKB yang ditandatangani Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; Menteri Agama; Menteri Kesehatan; dan Menteri Dalam Negeri disebutkan, PTM penuh hanya bisa dilaksanakan bai daerah yang berada di level 1 dan 2. Sekolah yang memenuhi indikator atau kategori A diperbolehkan memasukkan siswa dengan kapasitas normal 100 persen di hari efektif sekolah.

Namun, durasi di dalam kelas tetap dibatasi maksimal 6 jam. Dwi

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…