Kota Mojokerto Gelar Tatap Muka Penuh, Kabupaten Masih Masuk Bergantian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah tenaga pendidik di salah satu SD Kota Mojokerto membersihkan ruang kelas dan mengecek sarpras jelang kegiatan PTM secara penuh mulai Senin (3/1) besok. SP/Dwi AS
Sejumlah tenaga pendidik di salah satu SD Kota Mojokerto membersihkan ruang kelas dan mengecek sarpras jelang kegiatan PTM secara penuh mulai Senin (3/1) besok. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Seluruh SD-SMP Kota Mojokerto melakukan kerja bakti menjelang kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) Senin (3/1) mendatang. Itu setelah keputusan pelaksanaan PTM secara penuh atau masuk 100 persen pada tahun ajaran baru ini mendapat lampu hijau dari Wali Kota Mojokerto ika Puspitasari.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan berdasarkan syarat pelaksanaan PTM penuh, cakupan vaksinasi di Kota Mojokerto sudah tinggi sehingga berkategori level 1. 

Sedangkan vaksinasi tenaga pendidik dan kependidikan mencapai di atas 80 persen dan capaian vaksin lansia dosis kedua sudah di atas 60 persen. 

”Karena Mojokerto sudah masuk level 1 dan vaksinasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan itu sudah di atas 80 persen. Serta vaksinasi lansia secara total juga sudah sampai 68,20 persen. Maka atas izin Ibu Wali Kota dan menindaklanjuti dari SKB empat menteri yang terbaru, pembelajaran tatap muka mulai 3 Januari nanti sudah bisa dilakukan secara sepenuhnya, artinya sudah 100 persen,” katanya. 

Amin melanjutkan, PTM secara penuh ini bakal dilakukan setiap hari. Tentunya dengan kapasitas ruang kelas 100 persen dengan waktu pembelajaran sebanyak enam jam tanpa istirahat.

Sebab, kantin masih belum diperbolehkan buka selama PTM terbatas. 

”Anak-anak tetap membawa bekal dari rumah. Koperasi siswa boleh dibuka namun hanya untuk menjual air mineral saja,” tutur mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto ini. 

Dikatakannya, kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan di luar kelas boleh dilakukan. Namun, tetap harus dengan penerapan prokes yang ketat. Tak hanya itu, untuk kegiatan upacara bendera hanya bisa dilaksanakan sebanyak dua kali seminggu. 

”Tetap dibatasi dengan prokes pelaksanaannya. Kapasitas yang ikut juga disesuaikan dengan lokasi upacara,” tandasnya. 

Sementara itu, di Kabupaten belum bisa melaksanakan PTM secara penuh. Pasalnya, hingga kini usulan terkait PTM 100 persen masih dalam pembahasan dari Satgas Covid-19. Sehingga, mulai Senin (3/1) nanti, PTM tetap dilaksanakan secara terbatas. Yakni dengan kapasitas 50 persen. 

”Masih belum bisa bisa mulai Senin (3/1) nanti tetap masuk bergiliran seperti semester sebelumnya. Karena, saat ini usulannya (rencana PTM penuh) masih dalam pembahasan dengan Satgas Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Zainul Arifin. 

Kendati demikian, lanjut dia, tetap akan ada penambahan jam belajar meski kapasitas PTM belum 100 persen. Itu disesuaikan dengan keputusan terbaru dari SKB empat menteri. Per harinya jam pembelajaran digelar selama enam jam tanpa jam istirahat.

”Upacara, ekskul, dan olahraga belum bisa juga karena kita menunggu keputusan terbaru dari Satgas Covid-19. Kemungkinan, kita baru bisa melaksanakan PTM secara penuh pertengahan Januari nanti,” pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, ​Sidoarjo - Dugaan kasus pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan me…