Komnas Perempuan Usik Pria Pemakai Jasa Cassandra Angelie

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cassandra Angelie.
Cassandra Angelie.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Buntut penangkapan pemain sinetron 'Ikatan Cinta' Cassandra Angelie oleh tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dikritisi Komnas perempuan. Penangkapan Cassandra dan pasangan pria di hotel mewah Jakarta, terjadi pada Rabu (29/12/2021).

Penggerebekan yang dilakukan pukul 21.00 WIB ini mengamankan Cassandra yang sudah dalam keadaan tanpa busana bersama seorang pria.

Sejauh ini polisi tidak membeberkan siapa pria yang berada dalam kamar tersebut bersama Cassandra.

Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengakui pihaknya tidak dapat memproses sosok pria yang menggunakan jasa Cassandra.

Sebab kepolisian harus mengacu pada aturan hukum yang ada.

Dan setelah penggrebekan Komnas Perempuan memberi reaksi. “Meski maksud dan tujuan Komnas Perempuan baik, namun harus diletakan secara proporsional dengan merujuk pada KUHP, kemudian UU Pornografi, pornoaksi kemudian ITE," jelas Zulpan, kemarin.

Selain itu Zulpan juga menilai menyeret si pria dalam hukum tanpa aduan istri penikmat tubuh molek Cassandra, terlalu berlebihan jika Komnas Perempuan merujuk pada perdagangan manusia.

Diakui Kombes Zulpas, saat ini ada desakan Komnas Perempuan agar kepolisian turut menjerat pengguna jasa layanan seksual artis Cassandra Angelie atau CA (23).

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, desakan Komnas Perempuan terlalu berlebihan.

"Kami anggap ini terlalu berlebihan apabila Komnas Perempuan me-refer Undang-Undang Human Trafficking tentang perdagangan manusia. Karena apa yang dilakukan CA dan pelangganya adalah sesuatu yang urusannya bersifat pribadi atau privat di mana di dalam hukum kita, tidak bisa masuk ke wilayah yang sifatnya privat," papar Zulpan di Polda Metro Jaya.

Zulpan menjawab pernyataan Komnas Perempuan tetap berpedoman

secara proporsional yaitu merujuk kepada KUHP, Undang-Undang Porno Aksi dan ITE.

Zulpan menyebut, yang menimpa artis Cassandra Angelie atau CA (23) adalah sesuatu hal yang bersifat personal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya setuju pelanggan artis CA bisa dijerat pasal 284 KUHP tentang tindak pidana perzinahan. Berhubung perbuatan perzinahan termasuk delik aduan sehingga hanya dapat diusut jika ada laporan dari istri atau suami sah.

“Nah iya kalau dari istrinya ada (laporan)," ingat Zulpan kepada wartawan, Selasa (4/1).

 

Delik Aduan Zinah

Zulpan mengatakan, pria hidung belang pengguna jasa artis CA bisa dijerat pasal 284 KUHP tentang tindak pidana perzinahan. Zulpan menyebut perbuatan perzinahan termasuk delik aduan sehingga hanya dapat diusut jika ada laporan dari istri atau suami sah.

Dikutip dari Yuridis.id, Pasal 284 KUHP mengatur bahwa penjara sembilan bulan bagi suami atau istri yang telah beristri maupun bersuami berbuat zina. Sedangkan sesuai Pasal 27 Kitab Undang-undang Hukum Perdata sipil disebutkan bahwa "Pada waktu yang sama, seorang lelaki hanya boleh terikat perkawinan dengan satu orang perempuan saja; dan seorang perempuan hanya dengan satu orang lelaki saja."

Sedangkan penuntutan hanya dapat dilakukan atas pengaduan suami atau istri sesuai pasal 27 Kitab Undang-undang Hukum Perdata dalam tempo 3 bulan sesudah pengaduan itu. Kemudian diikuti dengan permintaan akan bercerai atau bercerai tempat tidur dan meja makan oleh perbuatan tersebut.

“Pengaduan itu boleh dicabut selama pemeriksaan dimuka sidang pengadilan belum dimulai.

Dan pengaduan tidak berlaku jika sebelumnya suami atau istri itu telah bercerai atau sebelum keputusan hakim tentang perceraian tempat tidur dan meja makan mendapat ketetapan.

Polisi sebelumnya menangkap artis CA bersama pelanggan di sebuah hotel mewah kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (29/12). Saat digerebek, keduanya dalam keadaan tanpa busana di kamar hotel.

"Iya (digerebek) kan berdua dia, sudah tidak menggunakan pakaian," kata Zulpan kepada wartawan, Selasa (4/1).

 

Urusan Pribadi

Karena hal yang dilakukan Cassandra bersama pelanggannya bersifat urusan pribadi dimana tak bisa dijangkau oleh hukum yang ada.

Selain Cassandra, polisi juga mengamankan tiga orang yang berperan sebagai muncikari, yakni KK (24), R (25), dan UA (26).

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian dalam, handphone, serta kartu ATM yang digunakan untuk transaksi prostitusi online.

Cassandra Angelie dan tiga orang lainnya kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan prostitusi online. n 06, er, jk

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…