Dewan Minta Dipertimbangkan PTM 100 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat koordinasi Komisi D DPRD Kota Surabaya bersama jajaran dinas pendidikan, dinas kesehatan pemkot Surabaya dan pakar epidemiologi. Sp/Alqomar
Rapat koordinasi Komisi D DPRD Kota Surabaya bersama jajaran dinas pendidikan, dinas kesehatan pemkot Surabaya dan pakar epidemiologi. Sp/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rapat koordinasi Komisi D DPRD Kota Surabaya bersama jajaran dinas pendidikan, dinas kesehatan pemkot Surabaya dan pakar epidemiologi membahas terkait persiapan pertemuan tatap muka (PTM) sekolah 100 persen, kemarin. Rapat berlangsung secara offline dengan prokes ketat.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo menyampaikan beberapa catatan terkait pelaksanaan PTM sekolah.

Pertama, Cahyo menyampaikan pelaksanaan PTM harus tetap mempertimbangkan situasi pandemi terkini. Pemkot diharapkan melakukan upaya mitigasi resiko yaitu pengawasan di tempat – tempat keramaian misalnya pintu – pintu masuk Kota Surabaya di terminal, stasiun maupun pelabuhan. “Perlu dilakukan tracing di pintu-pintu masuk kota untuk mengantisipasi masuknya Covid-19 khususnya varian omnicron,” ujarnya.

Kemudian yang kedua, Cahyo menyampaikan perlu ditingkatkan sosialisasi ke warga sekolah terkait protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun hingga menggunakan masker. “Selalu memakai masker selama PTM dan dilarang bertukar masker, yang terkadang memungkinkan dilakukan oleh peserta didik sekolah dasar,” jelasnya.

Berikutnya yang ketiga, politisi muda PKS ini menyampaikan tiap usaha kesehatan sekolah (UKS) dan satgas covid 19 sekolah dipastikan sudah terhubung dengan puskesmas setempat. “Sehingga jika terjadi keadaan terkait Covid-19, bisa segera dilakukan tindakan yang tepat,” tegasnya.

Kemudian catatan yang keempat, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya ini juga menyampaikan pelaksanaan PTM 100% memperhatikan kapasitas kelas yang memenuhi unsur prokes yaitu saling menjaga jarak antar peserta didik di kelas sejauh 1 meter, adanya aliran udara yang baik serta infrastruktur pendukung belajar mengajar sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan.

Catatan yang kelima, Cahyo menyampaikan Pemkot perlu memperhatikan data dan informasi terkait naik dan turunnya Covid-19 ditahun sebelumnya. “Data dan informasi Covid-19 di tahun sebelumnya bisa digunakan sebagai acuan mitigasi bagi pemkot, kapan harus waspada, dan kapan harus siaga,” terangnya.

Berikutnya catatan keenam, politisi asli Surabaya ini menyampaikan perlu diadakan kegiatan dan aktivitas peningkatan imun bagi peserta didik dan juga warga sekolah lainnya. “Kegiatan menjaga kebugaran, pemberian vitamin, pemberian vaksin serta aktivitas pembelajaran yang menyenangkan bisa dilakukan sebagai upaya dari peningkatan imun bagi peserta didik,” ujar Cahyo

Terakhir Cahyo menekankan pentingnya semua pihak termasuk orang tua wali murid untuk menjaga kesehatan, agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 dan pelaksanaan PTM di sekolah tidak menjadi kambing hitam atas lonjakan yang terjadi.

"Pentingnya peran semua pihak termasuPk orang tua wali murid untuk menjaga kesehatan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 dan pelaksanaan PTM tidak menjadi kambing hitam atas lonjakan yang terjadi,” tutupnya. Alq

Berita Terbaru

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan pendekatan berbasis data yang…

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mencegah penularan dan mempercepat target eliminasi penyakit tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Pemerintah Kabupaten…

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui revitalisasi lahan perkebunan komoditas, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, berupaya menjaga eksistensi apel sebagai komoditas…

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan kasus TBC, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun mulai…

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan setelah kebijakan serupa pada 2025 dinilai mampu meningkatkan…

Video Curhat Pedagang Pentol Mengaku Diusir Saat Pembukaan Turnamen Voli di Ngale Viral di TikTok

Video Curhat Pedagang Pentol Mengaku Diusir Saat Pembukaan Turnamen Voli di Ngale Viral di TikTok

Kamis, 23 Jul 2026 11:05 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:05 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Video curahan hati seorang pedagang pentol yang mengaku diminta menghentikan aktivitas berdagang saat pembukaan turnamen voli yang …