KM Kirana VII Resmi Berlayar, Siap Dukung Wisata di Kawasan Timur Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Kapal Motor (KM) Kirana VII resmi mengarungi lautan perdana dengan rute Lembar Nusa Tenggara Barat (NTB)-Surabaya. Kapal berkapasitas 600 penumpang ini merupakan milik PT Dharma Lautan Utama (DLU). 

 
Kirana VII diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pada 5 Januari 2022 kemarin dan tiba kembali ke Surabaya pada 7 Januari 2022. 
 
Kedatangan KM Kirana VII di Surabaya North Quay Tanjung Perak disambut langsung oleh jajaran direksi PT DLU. Antara lain Penasehat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono (BHS), Direktur Utama PT DLU Erwin H Poedjono beserta Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia Anita Puji Utami. 
 
Dirut Erwin mengatakan, kelebihan KM Kirana VII ini melewati jalur pariwisata dari Selat Madura, Gili Iyang, merekam pesona  Gunung Agung hingga Lombok.
 
PT DLU memang mengoperasikan Kapal Motor (KM) Kirana VII sebagai kapal wisata. KM Kirana VII beroperasi untuk rute Surabaya-Lombok dan sebaliknya selama kurang lebih 19 jam perjalanan. 
 
Erwin berharap kehadiran KM Kirana VII makin mendukung pengembangan wisata di Kawasan Timur Indonesia. Kapal ini sekaligus sebagai penunjang program pemerintah, khususnya untuk kawasan pariwisata super prioritas.
 
Sehingga PT DLU juga membidik momen besar MotoGP pada Februari mendatang. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di NTB memang masuk dalam satu kawasan wisata super prioritas.
 
Langkah itu, kata Erwin, termasuk sebagai upaya mendukung kelancaran transportasi bagi masyarakat dari Pulau Jawa yang ingin menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika. 
 
"KM Kirana VII ini memang kapal yang kita siapkan untuk menunjang pariwisata juga dari Surabaya ke menuju Lombok," kata Erwin. 
 
Dia menyebut sambutan masyarakat cukup positif. Apalagi KM Kirana VII memiliki fasilitas istimewa dengan nuansa wisata. 
 
Pelayanan di atas kapal antara lain snack, musik, pijat untuk pengemudi, air hangat, alat olahraga dan lain sebagainya. 
 
Marta, salah satu penumpang menyatakan kekaguman sepanjang perjalanan. Menikmati fasilitas layaknya kapal-kapal mewah. 
 
"Wow pas pertama saya masuk first time ke ferry ini langsung speechless. Kemudian saya foto-foto di dalamnya kemudian saya kirim ke istri dan anak-anak di Inggris dia bilang this not Indonesia daddy. This is an Europe," ungkap warga Lombok yang memiliki keluarga di Inggris tersebut. 
 
Standar Keselamatan Internasional
 
KM Kirana VII tak hanya berbicara fasilitas dan pesona wisata semata. 
Standarisasi kapal penumpang dan kapal wisata biasanya terlihat dari sisi akomodasi. 
 
Namun untuk standar keselamatan sesuai dengan Safety of Life at Sea (SOLAS) dari International Maritime Organisation (IMO). 
 
Penasehat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono atau BHS mengatakan, KM Kirana VII telah memiliki standar tersebut. Bahkan di atasnya. Kapal juga dilengkapi sekoci tertutup atau totally enclosed lifeboat. 
 
"Jadi sekoci tertutupnya juga memenuhi syarat untuk perjalanan jauh," kata dia.
 
Selain soal keamanan, KM Kirana VII juga menawarkan pesona pesisir Pulau Jawa yang menawan. Melewati bawah Jembatan Suramadu.
 
Lalu menikmati matahari tenggelam dan matahari terbit dari atas dek kapal. Mengabadikan kelembutan pasir putih dengan oksigen terbaik di dunia di Gili Iyang Madura, Pantai Lovina Bali dengan tarian alam lumba-lumba, merekam ketangguhan Gunung Agung, Gunung Rinjani dan Gili Menuk. 
 
Untuk menikmati wisata di atas KM Kirana VII, masyarakat tak perlu takut merogoh kocek dalam. Bisa merencanakan bepergian bersama rombongan maupun komunitas hanya dengan harga tiket Rp 100.000-Rp 200.000 saja. 
 
"Jadi mereka bisa sambil nge-band - ngeband ada di kapal. Kapal ada bandnya, ada periksa kesehatan gratis, ada fitnes, ada tempat untuk foto-foto rekreasi," ujar BHS. 
 
Dia menjelaskan, KM Kirana VII merupakan kapal PT DLU yang ke-44 dan produksi anak negeri di bawah PT Adiluhung Saranasegara Indonesia di Bangkalan, Madura. Kapal ini memiliki GT 2100 dengan kapasitas 600 penumpang.
 
KM Kirana VII adalah kapal wisata pertama PT DLU yang berlabuh di Lombok. Namun, BHS mengatakan, DLU telah merintis lintasan ke timur mulai 2001 silam. Melewati Maumere, Kupang, Ende dan Labuan Bajo. 
 
"Kita di tahun 2004 itu sudah ke Labuan Bajo, gitu. Jadi sampai tahun 2014," ujarnya. 
 
DLU, sebut BHS, telah berkonsentrasi 
membantu Indonesia Timur terutama di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat. 
 
"Jadi ini bukan perdana kita ke timur, tapi ini sudah yang ke berapa. Tapi ke Lembar memang kita pertama," ucap BHS menambahkan. 
 
Kapal Produksi Dalam Negeri 
 
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia Anita Puji Utami menerangkan, pihaknya membutuhkan waktu kurang dari satu tahun untuk mengerjakan pesanan KM Kirana VII dari PT DLU. 
 
Perusahaan yang telah membangun kapal selama 65 tahun ini sengaja merancang khusus sesuai permintaan pemilik dalam hal ini BHS. 
 
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada PT DLU karena di sela-sela kondisi pandemi yang sangat sulit masih mempercayakan dan berniat untuk memberikan kesempatan kepada kapal dalam negeri.
 
Tentunya hal itu juga membantu menambah poin Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan juga memberi kesempatan kepada industri perkapalan untuk bisa bernapas, berkembang demi kemajuan industri kapal di Tanah Air. 
 
"Kami berharap mungkin  industri pelayaran yang lainnya juga bisa mengikuti jejak dari Darma Lautan Utama memberikan kesempatan kepada kapal-kapal dalam negeri untuk bisa membangun kapal di dalam negeri," ujar Anita terkait produksi KM Kirana VII pesanan khusus PT Dharma Lautan Utama. By
Tag :

Berita Terbaru

Ziarah Leluhur Jadi Pengingat Amanah, Bupati Madiun: Jangan Sampai Putus Melayani Masyarakat

Ziarah Leluhur Jadi Pengingat Amanah, Bupati Madiun: Jangan Sampai Putus Melayani Masyarakat

Kamis, 02 Jul 2026 17:41 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 17:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tradisi ziarah ke makam para leluhur dan mantan pemimpin Kabupaten Madiun kembali dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun seb…

Pemdes Balongmacekan Gelar Sertijab Kades, Dari Dewi Mariya Ulfa ke Haji Sukisno

Pemdes Balongmacekan Gelar Sertijab Kades, Dari Dewi Mariya Ulfa ke Haji Sukisno

Kamis, 02 Jul 2026 17:05 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Balongmacekan, Kecamatan Tarik, menggelar serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj.) Kepala Desa…

Kota Mojokerto Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur

Kota Mojokerto Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur

Kamis, 02 Jul 2026 16:50 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 16:50 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali mencatatkan prestasi gemilang. Kali ini, Kelurahan Wates Kecamatan Magersari berhasil meraih Juara II …

BNN Bongkar Modus Baru Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand, Diduga Akan Diolah Jadi Cairan Vape

BNN Bongkar Modus Baru Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand, Diduga Akan Diolah Jadi Cairan Vape

Kamis, 02 Jul 2026 16:02 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 16:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI membongkar modus baru penyelundupan narkotika jaringan internasional asal Thailand dengan menyita 3…

Lewat Edukasi Ergonomi bagi Awak Sarana, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja

Lewat Edukasi Ergonomi bagi Awak Sarana, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja

Kamis, 02 Jul 2026 15:40 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja melalui Edukasi Ergonomi bagi Awak Saran, untuk itu  PT Kereta Api Indonesia …

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kemendidasmen Dorong Pemetaan Murid Manajemen Talenta Jenjang SMA

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kemendidasmen Dorong Pemetaan Murid Manajemen Talenta Jenjang SMA

Kamis, 02 Jul 2026 15:35 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Humas SMA Negeri 9 Surabaya, Chusnawirya Kurnia Devi bersama waka kesiswaan SMA Negeri 9 Surabaya, Muhammad Royhan, dan  tiga …