Pembunuhan di Manukan Surabaya Tewaskan Penjual Air Isi Ulang, Begini Kronologinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi TKP. Foto: Tribata News
Ilustrasi TKP. Foto: Tribata News

i

SURABAYA PAGI, Surabaya – Seorang penjual air minum isi ulang dan tabung gas Suyatno (67) menjadi korban pembunuhan di rumah dan toko (Ruko) yang dihuninya bersama sang istri, di Jalan Manukan Tama A3-6, Surabaya pada Jumat (7/1/2021) pagi.

 

Istri korban yang saat itu berada di lantai atas rumah selamat dari aksi pembunuhan tersebut, sementara pelaku menyerang SY yang diduga membuka pintu harmonika saat kejadian.

 

"Kondisi bangunan ini rumah dan toko dua lantai. Yang lantai dua dipakai untuk rumah, sementara yang di bawah digunakan sebagai usaha jual air minum isi ulang dan tabung gas," sebut Kapolsek Tandes, Kompol Hendry Ibnu Indarto, Jumat (7/1/2022).

 

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih membeberkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi yang tidak dia sebutkan identitasnya. Fakih mengungkapkan, saat Jumat pagi sekitar pukul 04.00 WIB, saksi sedang bermain gim di sebuah rumah makan, yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kemudian, saksi mendengar suara laki-laki yang berteriak. Mendengar hal itu, saksi langsung ke luar dan mencari sumber suara hingga tiba di lokasi kejadian.

 

“Saksi mengatakan, saat itu pintu sedikit terbuka dan ada darah di depan pintu masuk. Saksi menunggu di luar sambil meminta pertolongan warga setempat,” ujar Fakih.

 

Namun tak lama kemudian, ada seseorang yang ke luar dari toko sambil berlari menuju seberang jalan. Orang yang diduga adalah pelaku tersebut, lalu bergegas mengambil motor yang terparkir di sekitar lokasi. Jenazah korban diangkut ambulans PMI ke kamar jenazah RSUD dr. Soetomo Surabaya.

 

Berdasarkan hasil identifikasi, korban mengalami luka parah pada bagian kepalanya dan juga terdapat beberapa luka di punggung, lengan dan leher. Polisi belum dapat memastikan apakah luka tersebut dihasilkan dari pukulan atau sayatan benda tajam.

 

"Luka ada empat, yang parah di kepala. Nanti untuk pastinya menunggu hasil autopsi apakah akibat dari benda tajam atau tumpul," tambahnya.

 

Saat ini, jenazah korban yang tak lain ada pemilik ruko sudah berada di kamar jenazah RSUD dr. Soetomo, Surabaya.

 

Satreskim Polrestabes Surabaya menyebut belum ada barang berharga korban yang hilang usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kasus dugaan perampokan

 

Kompol Hendry menegaskan, sejauh ini pihaknya masih menyelidiki dan belum menyimpulkan pasti motif pembunuhan terhadap SY itu.

 

"Masih kami dalami. Awalnya informasi perampokan. Namun sampai saat ini barang berharga korban masih utuh. Tapi kami belum dapat menyimpulkan secara pasti. Tunggu hasil penyelidikan," kata Hendry, Jumat (7/1/2021).

 

Hingga saat ini, petugas gabungan dari Polsek Tandes dan Polrestabes Surabaya masih terus melakukan pendalaman dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Sb

Berita Terbaru

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…

Pemkab Bojonegoro Sediakan Ruang Publik Modern Alun-alun Sisi Utara

Pemkab Bojonegoro Sediakan Ruang Publik Modern Alun-alun Sisi Utara

Senin, 07 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Dalam mewujudkan delapan fasilitas publik modern yang ramah untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro masih…

Warga Surabaya Ramai Berburu Ikan Mabuk di Jembatan Jagir, Arus Lalin Tersendat

Warga Surabaya Ramai Berburu Ikan Mabuk di Jembatan Jagir, Arus Lalin Tersendat

Senin, 07 Sep 2026 15:05 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini sejumlah warga ramai-ramai berburu ikan mabuk di bawah sungai Jembatan Jagir Wonokromo, Surabaya. Banyaknya warga…