Ajak Minat Anak Vaksin, Polres Probolinggo Datangkan Gatot Kaca dan Badut hingga Arena Bermain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, saat menggelar vaksinasi merdeka anak di Polres Probolinggo, Senin (10/1/2022).  SP/Her
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, saat menggelar vaksinasi merdeka anak di Polres Probolinggo, Senin (10/1/2022).  SP/Her

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Kepolisian Resor Probolinggo terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi anak dengan berbagai inovasi dan keunikan. Bahkan, Polres Probolinggo mendatangkan gatot kaca dan badut serta arena bermain untuk mengajak minat anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Probolinggo, untuk melaksanakan Vaksinasi Merdeka Anak.

"Salah satu upaya dan inovasi Polres Probolinggo dalam menarik minat anak-anak untuk vaksin adalah dengan mendatangkan gatot kaca, badut hingga mendirikan arena bermain, sehingga anak yang akan divaksin merasa senang," ujar Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, saat menggelar vaksinasi merdeka anak di Polres Probolinggo, Senin (10/1/2022). 

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, menyampaikan vaksinasi terhadap anak sangat penting untuk melindungi anak dan keluarga dari bahaya Covid-19. Vaksinasi Merdeka Anak merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi ) yang pada waktu lalu telah dilaunching oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, memiliki fokus sasaran kelompok anak usia 6 sampai dengan 11 tahun.

Diketahui bahwa Polres Probolinggo telah melaksanakan vaksinasi anak dengan fokus kelompok anak usia 6 sampai dengan 11 tahun di Kabupaten Probolinggo mulai tanggal 5 Januari 2022 hingga kegiatan hari ini, sejumlah lebih dari 1.000 anak.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, Polres Probolinggo bersama Forkopimda Kabupaten Probolinggo dengan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Probolinggo serta Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Probolinggo, menggelar vaksinasi merdeka anak di Polres Probolinggo pada Senin (10/1/2022) pagi.

Selain itu, Polres Probolinggo juga menggandeng penggiat budaya di Kabupaten Probolinggo, mereka (Gatotkaca dan Badut) dihadirkan untuk memberikan penguat mental, semangat dan minat anak untuk divaksin. Target sasaran vaksin merdeka anak kali ini diikuti oleh 100 anak kelompok usia 6 sampai dengan 11 tahun. Diharapkan nantinya pembelajaran tatap muka (PTM) dapat terlaksana dengan aman dan anak terjaga kesehatannya.

"Alhamdulillah, hari ini kita (Polres Probolinggo) menggelar vaksinasi merdeka anak, diikuti sekitar 100 anak. Kegiatan ini (vaksinasi merdeka anak) diharapkan nantinya pembelajaran tatap muka dapat terlaksana dengan aman dan anak terjaga kesehatannya. Selain itu, Polres Probolinggo juga menghadirkan penggiat budaya (gatot kaca dan badut) untuk memberikan penguat mental, semangat dan minat anak divaksin ," tutur AKBP Teuku Arsya Khadafi.

Pelaksanaan vaksinasi merdeka anak yang cukup unik itu, membuat anak-anak antusias divaksin. Bahkan, banyak anak yang senang lantaran bisa bertemu gatot kaca dan badut hingga bermain di arena bermain usai divaksin.

Seperti salah satu siswa SD bernama Delfino, yang merasa senang dan terhibur selama pelaksanaan kegiatan vaksinasi.

"Saya sangat senang bisa divaksin di sini. Ada Gatot Kaca, badut dan arena bermain disini. Terima kasih Polres Probolinggo." kata Delfino.

Vaksinasi yang dikemas ramah anak ini dinilai cukup efektif untuk menumbuhkan semangat anak dan menarik anak-anak yang lain agar segera mau divaksin. Dalam momentum tersebut, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, secara simbolis memberikan buku tabungan anak dan bingkisan berupa makanan ringan, mainan anak dan susu kemasan kepada anak-anak yang telah divaksin. her

 

 

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…