Ini Identitas Pria yang Merusak Sesajen Gunung Semeru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hadfana Firdaus, Pria yang Merusak Sesajen Gunung Semeru.
Hadfana Firdaus, Pria yang Merusak Sesajen Gunung Semeru.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Beberapa hari ini publik dibuat resah oleh seorang pria yang tendang hingga membuang sesajen di wilayah terdampak Gunung Semeru. Diketahui sesajen tersebut memang ditaruh oleh warga Desa Sumbersari, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Atas kejadian tersebut Bupati Lumajang, Thoriqul Haq  meminta semua pihak mencari, sekaligus berharap Kapolres Lumajang segera memburu pria yang melakukan aksi tersebut, karena video ini direkam dan diviralkan di media sosial.

“Saya minta teman-teman aparat dan relawan mencari (pria berjenggot), dari mana orang itu, identitasnya siapa orang itu, dari kelompok mana orang itu,” tegas bupati di Pendopo Lumajang, (9/1).

Jika sampai ketemu, ia ingin pria tersebut mengklarifikasi apa maksud dan tujuan dari aksinya tersebut.

“Saya minta segera untuk dicari orang itu dan segera harus melakukan klarifikasi supaya ini tidak mengganggu kami yang ada di Kabupaten Lumajang, yang saat ini hidup damai dengan seluruh penduduk agama rukun hidup berdampingan,” tegasnya.

Dari beberapa informasi diduga kuat Identitas yang bersangkutan telah diketahui bernama Hadfana Firdaus. Ternyata, dia adalah relawan yang berada di lokasi erupsi Gunung Semeru.

Sejauh ini, dia diketahui kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, pada 3, November 1998. Sementara berdasarkan domisili berasal dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Gatot Repli Handoko mengungkapkan, kepolisian kini sedang mencari pelaku.

Dia juga menghimbau agar masyarakat menjaga kondusifitas. Sehingga jangan sampai dirusak dengan video berbau SARA.

“Kita harus menghormati kearifan lokal yang ada di situ,” tandas dia, Senin (10/1/2022). wan

 

 

Berita Terbaru

Masuki Pendaftaran SPMB, Dinsos Magetan Failitasi Pengurusan SK DTSEN Desil 1-5

Masuki Pendaftaran SPMB, Dinsos Magetan Failitasi Pengurusan SK DTSEN Desil 1-5

Minggu, 07 Jun 2026 11:46 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mendukung persyaratan mendaftar Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 jenjang SD dan SMP via jalur…

Jaga Suplai dan Stok Cabai, TPID Kota Madiun Perkuat Kerjasama Antardaerah

Jaga Suplai dan Stok Cabai, TPID Kota Madiun Perkuat Kerjasama Antardaerah

Minggu, 07 Jun 2026 11:40 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi menjaga suplai dan stok komoditas cabai di pasaran wilayah Madiun, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun mulai…

Melalui Cek In Warga, Pemkot Surabaya Perketat Validasi Domisili SPMB

Melalui Cek In Warga, Pemkot Surabaya Perketat Validasi Domisili SPMB

Minggu, 07 Jun 2026 11:10 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/20267, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur mulai…

Pemdes Dukuhsari Jabon Salurkan Bantuan Pangan ke 968 KPM, Ada Beras dan Minyak Goreng

Pemdes Dukuhsari Jabon Salurkan Bantuan Pangan ke 968 KPM, Ada Beras dan Minyak Goreng

Minggu, 07 Jun 2026 11:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan…

Pemkot Malang Siapkan Seragam Gratis ke 4 Ribu Siswa SD dan SMP Negeri

Pemkot Malang Siapkan Seragam Gratis ke 4 Ribu Siswa SD dan SMP Negeri

Minggu, 07 Jun 2026 10:57 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki tahun ajaran baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur telah menyiapkan kuota pemberian seragam sekolah gratis…

Sukses Pikat Turis Asing, Spirit 'Reogevolution' di Grebeg Suro 2026 Dobrak Stigma Tari Jawa

Sukses Pikat Turis Asing, Spirit 'Reogevolution' di Grebeg Suro 2026 Dobrak Stigma Tari Jawa

Minggu, 07 Jun 2026 09:27 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 09:27 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo – Kesan keliru bahwa seni tari tradisional Jawa selalu identik dengan gerakan yang lambat dan gemulai seketika runtuh di Alun-Alun P…