Dua Jalan di Surabaya Bakal Ditambah Lajur Khusus Sepeda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Perhubungan Kota Surabaya berencana akan menambah dua lajur khusus sepeda baru yakni di Jalan Kenjeran dan Jalan Kedung Cowek SP/surabayastory.com
Dinas Perhubungan Kota Surabaya berencana akan menambah dua lajur khusus sepeda baru yakni di Jalan Kenjeran dan Jalan Kedung Cowek SP/surabayastory.com

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya berencana akan menambah lajur khusus sepeda di Kota Pahlawan. Hal ini karena melihat animo pengguna sepeda angin yang semakin banyak peminatnya.

Rencananya ada  dua jalan yang bakal ditambah lajur khusus sepeda angin. Ini tak lepas dari upaya menjadikan Kota Pahlawan sebagai kota ramah pesepeda.

Kabid Lalu Lintas Dishub Surabaya, Soesandi Ismawan, mengatakan, berdasarkan survei lokasi dan kajian, rencananya akan ada dua lajur baru tersebut di Jalan Kenjeran dan Jalan Kedung Cowek.

"Ini masih perencanaan konsep. Pada dasarnya setiap tahun akan menambah lajur khusus sepeda. Serta sebagai salah satu bentuk perlindungan bagi para pesepeda," ujarnya, kemarin.

Menurutnya, meskipun termasuk golongan sesama pengguna jalan. Tapi, sepeda angin mempunyai karakteristik yang berbeda dengan kendaraan bermotor. Tak heran kalau memerlukan perlindungan.

"Meski padat, arus lalu lintas di jalan tersebut terpantau lancar. Kendaraan yang melintas juga merata, tidak didominasi kendaraan besar seperti truk atau trailer," paparnya.

"Lebar lajur minimal 2 setengah meter, bisa terlindung dan tidak bercampur dengan kendaraan yang lain, atau paling tidak bisa memberikan informasi kepada pengguna kendaraan bermotor bahwa disitu lajur khusus sepeda," sabungnya.

Sehingga, kata Soesandi, pengguna kendaraan bermotor bisa berhati hati terhadap pengguna sepeda angin, yang sudah menjadi gaya hidup masa kini di Kota Surabaya.

"Pemerintah Kota Surabaya akan berusaha memfasilitasi itu sebisa mungkin, disesuaikan dengan kondisi geometrik jalan yang ada," ungkapnya.

Hal itu mengingat tidak semua jalan bisa difasilitasi dengan lajur khusus sepeda karena volume lalu lintas yang mungkin terlalu tinggi

"Transportasi sepeda bisa terintegrasi dengan angkutan umum karena di tempat pemberhentian Surabaya Bus sudah ada rak untuk pengguna sepeda," ucap Soesandi Imawan

Kendati demikian, pihaknya terus mencoba memfasilitasi hal tersebut. Supaya sepeda menjadi alternatif transportasi karena ramah lingkungan.

"Serta bisa terintegrasi dengan angkutan umum karena di tempat pemberhentian Surabaya Bus sudah ada rak untuk pengguna sepeda. Jadi kalau mau ke kantor cukup naik sepeda taruh di sana lalu menggunakan angkutan umum. Sehingga kemacetan jalan bisa tereduksi," jelasnya.

Disamping itu, Soesandi juga menuturkan, Kota Surabaya saat ini memiliki 23 lajur khusus sepeda dengan total panjang ruas 35 KM, yang tersebar di berbagai titik.

"Sedangkan tempat parkir atau rak sepeda terdapat empat titik," pungkasnya.sb5/na

Berita Terbaru

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun kepemimpinan jilid kedua Wali Kota Ika…