Rumah Kos Disatroni Maling, 6 Motor Sekaligus Dibawa Kabur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Aksi pencurian yang menyasar kos-kosan kembali terjadi di Blitar. Tak tanggung-tanggung, 6 motor raib digondol pelaku.

Peristiwa yang terjadi diduga pada Selasa (18/1)  dini hari di Rumah Kos kosan Melati Indah di Jalan Aru  Kelurahan Karangtengah Kota Blitar, diketahui pemilik kos kosan pada Selasa (18/1) pukul 07.00, atas kejadian itu pemilik kos kosan Sujarno (45) lapor ke Polres Blitar Kota.

Dalam keterangannya Sujarno di depan petugas dari Satreskrim Polres Blitar Kota saat olah TKP mengatakan, awalnya sekitar 00.00 (Selasa 18/1) dini hari dirinya mengecek pagar rumah kosnya dan diketahui dalam keadaan tergembok (terkunci) tak ketinggalan Sujarno sempat menghitung jumlah  motor ada 15 buah.

Dan sekitar 1 jam berikutnya Sujarno mengaku  sekitar pukul 01.30 WIB dia keluar untuk mengecek kembali kondisi parkiran motor.

"Saat itu masih tidak ada yang mencurigakan, saat kedua kali saya cek motor masih ada di tempatnya, termasuk pintu gerbang juga masih tertutup dan terkunci seperti biasa," kata Sujarno.

Masih menurut Sujarno yang juga sebagai Ketua RT 03 RW 03 Kelurahan Karangtengah itu menambahkan, ketika sekitar pukul 02.05 WIB, Sunarmi, istri Sujarno usai lakukan sholat malam mengecek tempat parkir, namun gembok pagar sudah tidak ada ditempatnya.

"Mendengar laporan istri saya, langsung saya keluar, dan saya hitung motor betapa kaget saya karena motor tinggal 9, perkiraan saya mungkin dibawa anak-anak keluar. Baru paginya saya tanyakan ke anak-anak kos. Saat itu baru tahu kalau ternyata kemalingan," tambah Sujarno dalam keteranganya di TKP.

Sujarno juga menyampaikan, setiap penghuni kos diberi kunci gembok sendiri-sendiri. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penghuni keluar masuk rumah kos.

"Mereka kan kerjanya beda-beda. Pulangnya juga jamnya tidak sama. Jadi kami beri kunci sendiri-sendiri. Saat kejadian itu, yang terakhir pulang jam 24.00 WIB," jelasnya lagi..

Sujarno juga menandaskan, jika sebelumnya tidak ada yang mencurigakan di sekitar rumah kos miliknya. Bahkan dia juga mengaku, jika sekitar lima bulan lalu rumah kos miliknya juga pernah kehilangan motor.

Atas peristiwa pencurian motor sekaligus 6 buah motor itu Polres Blitar Kota melalui Kasatreskrim AKP Momon Suwito Pratomo SH  membenarkan adanya kasus pencurian 6 sepeda motor  tersebut.

AKP Momon juga mengatakan, kejadian ini masih dalam penyelidikan polisi.

"Kami sudah melakukan olah TKP. Kemudian melakukan pemetaan terhadap pelaku-pelaku. Semoga segera terungkap," kata Momon, juga pihaknya  menyampaikan, dalam olah TKP polisi menemukan CCTV namun rusak.

 

"Kami masih menelusuri, mencari saksi-saksi yang mengetahui terkait peristiwa tersebut," terang AKP Momon.

"Ini masih kami telusuri tentang bukti-bukti yang ada, saksi-saksi yang mengetahui kejadian itu. Karena saat kejadian kondisinya sepi dan hujan," tandasnya.

Momon menambahkan aksi pencurian di rumah kos Jalan Aru tersebut, diduga dilakukan komplotan yang sama kasus pencurian sebelumnya. Di  Kecamatan Sananwetan, memang beberapa kali dilaporkan terjadi tindak kriminal pencurian sepeda motor dengan sasaran  utama rumah kos.

"Dari polanya dengan modus yang sama yaitu menyasar kosan-kosan. Dan pelaku diduga lebih dari dua orang. Kemungkinan satu jaringan dengan kasus-kasus sebelumnya," imbuhnya.

Atas maraknya  pencurian motor di tempat kos, langkah yang akan lakukan polisi yaitu tetap melaksanakan kegiatan lingkungan, melaksanakan patroli.

"Kami berharap kepada masyarakat agar lebih berhati- hati dalam menaruh kendaraan, dan menggerakan kembali kegiatan lingkungan," pungkas AKP Momon. Les

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…