Absen Tes Tulis, Puluhan Peserta Tenaga Pendamping Kesehatan Dinyatakan Gugur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan peserta saat serius mengikuti seleksi penerimaan tenaga pendamping kesehatan Kota Mojokerto Tahun 2022. SP/Dwi AS
Ratusan peserta saat serius mengikuti seleksi penerimaan tenaga pendamping kesehatan Kota Mojokerto Tahun 2022. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Puluhan peserta seleksi penerimaan tenaga pendamping kesehatan Kota Mojokerto Tahun 2022 dipastikan gugur dan tak bisa mengikuti tahapan proses selanjutnya.

Ini lantaran mereka tak hadir saat tes tahap pertama di aula Gajah Mada di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Selasa (18/1).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Mojokerto, dr Triastutik Sri Prastini, Sp.A mengatakan dari 238 pelamar hanya 188 peserta yang hadir saat tes tulis. 

"Iya ada 50 peserta yang gak datang tadi. Dan ketidakhadiran mereka juga tidak disertai konfirmasi," ucapnya saat dikonfirmasi melalui seluler.

Plt Direktur RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto ini menjelaskan, untuk menghindari kerumunan, pelaksanaan tes tulis dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti 84 orang dan sesi kedua sebanyak 118 orang.

"Sesi pertama yang absen sebanyak 40 orang sedangkan sesi kedua sebanyak 10 orang," jelasnya.

Nantinya, lanjut Trias, mereka yang ikut tes tulis akan mengikuti tes wawancara pada hari Rabu, 19 Januari 2022 besok. Lalu yang lolos akan diumumkan pada Jumat, 20 Januari 2022.

"Otomatis gak bisa ikut tes wawancara besok yang tadi absen gak tes tulis. Hasilnya diumumkan Jumat nanti," ujarnya.

Masih kata Trias, ratusan peserta tersebut memperebutkan kuota  sebanyak 42 orang. Kuota tersebut bisa bertambah menjadi 43 orang, lantaran masih ada kekosongan satu kursi karena ada satu pendamping kesehatan tingkat kelurahan yang mengundurkan diri, Jumat 14 Januari kemarin. Sehingga, ia akan berkoordinasi dengan pihak panitia seleksi terkait rencana penambahan kuota tersebut.

"Langkahnya kita akan mengumumkan 42 yang lolos. Terkait penambahannya kita masih bicarakan dulu dengan panitia," ucapnya.

Trias menyebut tenaga pendamping ini nantinya akan disebar di 18 kelurahan di Kota Mojokerto. Mereka akan turun ke rumah-rumah secara berkala untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pada tiga hal. Yang pertama adalah pengecekan tensi darah. Kemudian, gula darah dan yang ketiga adalah kolesterol," kata Ning Ita.

"Ini adalah program prioritas dari Ibu Wali Kota Ning Ita untuk meningkatkan derajat kesehatan warga kota melalui metode pemeriksaan kesehatan secara door to door dalam program Healthcare Community Indonesia (HCI).

Dengan pengecekan awal ini, kondisi masyarakat akan terpantau secara dini sehingga apabila diperlukan pengobatan dapat segera ditindak lanjuti," jelasnya.

 

Sementara itu, Solfiyah (26), salah satu peserta seleksi tes tenaga pendamping kesehatan mengaku tertarik untuk mendaftar setelah melihat pengumumannya di media sosial. Perawat yang sudah mengabdi di RSUD Soegiri Lamongan selama 5 tahun ini rela meninggalkan pekerjaannya dan lebih memilih menjadi tenaga HCI Kota Mojokerto.

"Karena rumah saya di Kota Mojokerto ya saya lebih memilih untuk bekerja disini ketimbang jauh-jauh ke Lamongan," tukasnya.

Warga Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto ini juga mengaku sedikit kesulitan untuk menjawab soal-soal tes tulis.

"Ada 60 soal dan tingkat kesulitannya lumayan ada, sekitar 30 persen. Utamanya terkait kesehatan bayi. Soal lain tadi juga banyak mengulas terkait penyakit DBD, Hipertensi, Diabetes hingga HIV AIDS," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk k…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat t…