Stok Migor Dipastikan Aman, Wali Kota Ning Ita Imbau Jangan Panic Buying

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Posko pelayanan pesanan minyak goreng murah Rp .13.500 untuk IKM/UMKM khusus warga Kota Mojokerto di Kantor Diskopukmperindag dengan minimal pembelian 18 liter. SP/Dwi AS
Posko pelayanan pesanan minyak goreng murah Rp .13.500 untuk IKM/UMKM khusus warga Kota Mojokerto di Kantor Diskopukmperindag dengan minimal pembelian 18 liter. SP/Dwi AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengimbau warga agar tidak panic buying terhadap kebijakan satu harga minyak goreng (migor). Petinggi Pemkot ini menjamin stok minyak goreng Rp. 14 ribu per liter aman sampai enam bulan kedepan.

Hal ini menyusul dari banyaknya warga yang panic buying setelah pemerintah menetapkan harga minyak goreng Rp 14 ribu per liter.

"Masyarakat jangan panik, sehingga sampai membeli dalam jumlah banyak. Saat ini stok di Kota Mojokerto masih aman kok. Jadi buat apa beli banyak-banyak atau menimbun minyak goreng," imbaunya.

Pemkot Mojokerto melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) terus menggelar operasi pasar minyak goreng murah untuk IKM UMKM maupun untuk umum. Tujuannya, untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta pelaku usaha mikro.

"Kita buka posko pelayanan pesanan minyak goreng murah Rp .13.500 untuk IKM/UMKM khusus warga Kota Mojokerto di Kantor Diskopukmperindag dengan minimal pembelian 18 liter. Sedangkan untuk rumah tangga maksimal pembelian 2 liter," ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Ning Ita, Satgas Perdagangan juga melakukan pemantauan pasokan dan harga minyak goreng di tingkat pasar, distributor, agen dan toko modern.

"Pemantauan ini dalam rangka memastikan kestabilan harga dan pasokan. Kegiatan ini terus dilakukan secara rutin dua kali dalam seminggu," tukasnya.

Sementara itu, Kepala DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan terkait antrian berjubel warga di salah satu toko swalayan Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto, Minggu (13/2) kemarin itu hanya terjadi pada pagi hari saja, menunggu toko buka 

"Diluar memang orang antri download aplikasi dan scan Peduli Lindungi (PL), tapi di dalam tokonya landai," ujarnya.

Ani menyebut, setiap hari persediaan di swalayan tersebut juga aman. Ada kurang lebih rata-rata 5 ribu liter atau sekitar 800 an karton untuk dua hari.

"Pun demikian dengan ritel yang lainnya, stok ada tapi mereka harus mengatur penjualan sesuai jadwal waktu kirim. Misal merk tertentu di Superindo sekali kirim 2 ribu liter tapi untuk stok satu bulan . Maka diatur jumlah yang disediakan setiap harinya," terangnya 

Ani juga menegaskan jika pembeli ke sejumlah ritel dan toko swalayan di wilayah Kota Mojokerto tidak hanya berasal dari dalam kota saja, melainkan banyak juga yang berasal dari warga Kabupaten Mojokerto. 

"Jadi warga Kabupaten yang rumahnya tidak jauh dari Kota Mojokerto ikut belanja kesini. Karena pantauan kami ritel-ritel yang jauh dari perumahan stok rata-rata penuh dengan pembelian wajar," ucapnya. 

Ani menyebut, Pemkot Mojokerto terus menggencarkan OP Migor untuk IKM UMKM. Distribusi dilakukan tiap minggu dengan pembelian minimal 18 liter.

"Syarat dan ketentuan kita berlakukan, kami harus pastikan tidak dijual kembali sehingga pendaftaran di bit.ly mensyaratkan NIB. Sedangkan untuk OP umum seminggu lalu, selama dua hari, pada hari minggunya masih ada sisa 1000 liter. Sehingga kesimpulan belum dibutuhkan OP untuk umum," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…