BKKBN Jatim Tingkatkan Kapasitas Percepatan Penurunan Stunting bagi Kader CoE Bangga Kencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting bagi Kader CoE. SP/Min
Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting bagi Kader CoE. SP/Min

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Perwakilan BKKBN Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting bagi Kader CoE.

Acara digelar pada tanggal 15 Februari - 17 Februari 2022, di hotel Meotel Jember.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember H. Hendy Siswanto dan seluruh Kader CoE (Center of Excellent), Kelompok Kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL), Bina Keluarga Remaja (BKR)dan Usaha Penikatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dari 38 Kabupaten/Kota.

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi pengetahuan pelaksana Program Pembangunan Keluarga tentang Program Percepatan Penurunan Stunting khususnya pengelola kelompok Kegiatan CoE (BKB, BKR, BKL dan UPPA) di Provinsi Jawa Timur.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., menjelaskan bahwa BKKBN telah membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) guna mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga.

“Dalam mendukung program percepatan penurunan stunting tersebut, BKKBN telah membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) sejumlah 31.243 tim atau 93.729 orang,” jelasnya. Selasa (15/2/2022).

"Sasaran pendampingan keluarga ialah keluarga yang beresiko stunting mulai dari hulu termasuk remaja khususnya remaja yang melangsungkan pernikahan dengan kondisi kesehatan/gizi (HB, LILA, BB) dibawah normal yang beresiko melahirkan anak stunting. Pendampingan tersebut akan ditunjang menggunakan aplikasi ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil)," ujar Ernawati.

Ernawati berpesan kepada seluruh kader untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta beradaptasi dengan perubahan zaman agar dapat menjadi contoh bagi kader-kader.

“Teruslah belajar meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perubahan zaman dan menjadi para pemain handal, menjadi contoh bagi kader-kader lain, menjadi penyemangat bagi kelompok-kelompok kegiatan lain dan ikut mewujudkan keluarga-keluarga yang berketahanan dan sejahtera di wilayah masing-masing,” pesannya.

Ernawati yang didampingi Koordinator Bidang KSPK Perwakilan BKKBN Jatim, Dra. Suhartuti, M.M., menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi kader dan dukungannya terhadap pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting. min

 

 

Berita Terbaru

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki puncak musim kemarau berlangsung kering dan berdebu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Khas Daerah yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…