Hujan Angin 1 Jam, Pohon Bertumbangan di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pohon tumbang dan tersangkut kabel di Balongsari Praja, tepatnya di Universitas Teknologi Surabaya.
Pohon tumbang dan tersangkut kabel di Balongsari Praja, tepatnya di Universitas Teknologi Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Minggu (20/2/2022) sore, Surabaya dilanda hujan lebat dan angin kencang selama 1 jam-an. Tak hanya genangan air,  hujan dengan angin kencang tersebut juga menyebabkan tumbangnya beberapa pohon di wilayah Surabaya.

Tumbangnya pohon terjadi antara lain berada di Jalan Mastrip, kawasan MERR, dan paling banyak di Jalan Ahmad Yani. Empat pohon yang tumbang tersebut di Jalan Ahmad Yani. Rangkaian tersebut antara lain 2 pohon di depan Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, 1 pohon roboh di depan mal Cito, dan 1 pohon di depan depot makanan dan minuman. Pohon tersebut adalah merupakan pohon sono berukuran besar.

Pohon tumbang yang lain juga terjadi di wilayah Lidah Kulon, sekitar Citraland hingga Unesa, hingga pusat perbelanjaan PTC. Pohon tumbang juga terlihat di salah satu titik Tol Satelit-Perak yang menghalangi pengendara.

Mochammad Aswan, Kepala bidang Pertamanan dan PJU DKP Surabaya mengatakan bahwa pohon-pohon itu murni roboh karena angin kencang. "Itu kejadian alam. Kami tidak bisa mencegahnya, hanya bisa berdoa," ungkapnya.

Dia menambahkan, sebenarnya pihaknya sudah mengantisipasi munculnya cuaca ekstrem. Berbagi cara sudah dilakukan seperti memotong dan merampingkan dahan tanaman di sekitar jalan di Surabaya, Jawa Timur.

"Namun, angin terlalu kencang," jelasnya. Oleh karena itu, Aswan melanjutkan bahwa pihak terkait akan kembali merampingkan pohon-pohon yang ada, terutama di Jalan Ahmad Yani. Cuaca ekstrem ini pun dapat dilakukan perekaman datanya dengan instrument weather station sebagai langkah antisipasi pada periode berikutnya.

BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Juanda memperkirakan, intensitas hujan bertambah tinggi dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, hujan akan disertai petir.  Prakirawan BMKG Juanda Teguh Tri Susanto menjelaskan, curah hujan sekitar 25 mm, sedangkan kecepatan angin mencapai 5-35 km/jam. Tingginya curah hujan disertai angin kencang itu disebabkan atmosfer yang tidak stabil. Hal tersebut menunjukkan akan adanya pergantian musim.

"Ini menuju ke musim pancaroba. Dari hujan ke kemarau," jelasnya. Weather station dapat melakukan pengukuran  berbagai faktor cuaca seperti intensitas hujan, suhu, kelembaban, angin dan lain sebagainya.

 

Banjir

Tak hanya pohon yang bertumbangan, sejumlah wilayah di Surabaya juga mengalami banjir sedang. Hujan yang turun kurang lebih satu jam mengakibatkan banjir di daerah Sambikerep, Lontar, Manukan dan sekitarnya.

Dari pantauan Surabayapagi, genangan air  mengakibatkan ruas jalan raya menjadi macet. Akibat dari kendaraan yang lewat berjalan lambat, menghindari genangan.

Ada juga kendaraan yang melaju kencang tanpa memperdulikan kondisi jalan yang tergenang air. Kendaraan yang melaju kencang saat ada genangan air mengakibatkan orang yang berteduh di pinggir jalan terkena cipratan air hujan sampai membasahi sebagian tubuhnya.

"Sudah tahu ada banjir masih saja  naik mobil dengan kencang sekali, kan jadinya saya terkena cipratan air genangan," keluh Nurin, warga yang berteduh sambil membawa anaknya.

" Seharusnya kan kalau lewat jalanan banjir harus mengurangi kecepatan, biar airnya tidak sampai terkena orang, kalau udah basah gini siapa yang disalahin," tambahnya.

Bagi warga yang bertempat tinggal di wilayah Surabaya dan sekitarnya terutama di daerah Jl.Sambikerep sampai Jl.Lontar diharap berhati hati dalam mengendari saat hujan turun.

Jika mengendarai kendaraan dalam posisi hujan deras dan banjir  dengan melaju kencang bisa mengakibatkan kecelakaan, terutama bagi pengendara  sepeda motor, karena jalanan licin. Dan juga bagi warga yang ingin berteduh sambil menunggu hujan reda harap waspada jika ada kendaraan yang melaju kencang. min

Berita Terbaru

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…

Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkot Tambah dan Perbaikan Fasilitas Taman Kota Surabaya

Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkot Tambah dan Perbaikan Fasilitas Taman Kota Surabaya

Minggu, 13 Sep 2026 14:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya agar masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah ruang bermain, berolahraga, berkumpul, hingga beraktivitas sosial dengan…

Jaga Inflasi dan Ekonomi Daerah, Pemkab Madiun Komitmen Perkuat Penerapan Strategi 4K

Jaga Inflasi dan Ekonomi Daerah, Pemkab Madiun Komitmen Perkuat Penerapan Strategi 4K

Minggu, 13 Sep 2026 13:40 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menjaga laju inflasi, Pemerintah Kabupaten…

Hadapi Dampak El Nino, Pemkot Surabaya dan BMKG Perkuat Langkah Mitigasi

Hadapi Dampak El Nino, Pemkot Surabaya dan BMKG Perkuat Langkah Mitigasi

Minggu, 13 Sep 2026 13:19 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menghadapi dampak fenomena El Nino, Pemerintah Kota Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…