DPRD Gresik Disambati Minyak Goreng Murah oleh Pedagang Kerupuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan saat mengunjungi pedagang kerupuk di Desa Putat, Kecamatan Menganti.SP/Grs.
Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan saat mengunjungi pedagang kerupuk di Desa Putat, Kecamatan Menganti.SP/Grs.

i

 

SURABAYAPAGI, Gresik - Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan meminta agar pemerintah menyediakan minyak goreng subsidi untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

 Hal itu diungkapkan usai menyambangi pengusaha kerupuk di Desa Putat, Kecamatan Menganti. Disana, dia dicurhati pengusaha karena minyak goreng bersubsidi langka.

 Politisi PDIP itu melihat langsung proses pembuatan kerupuk di tengah langkanya minyak goreng Rp 14 ribu. Para pengusaha kerupuk mencari minyak goreng hingga keluar kota. Harganya berkisar Rp 18 ribu sampai Rp 19 ribu per liternya.  

"Harga minyak goreng itu masih di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah. Sehingga biaya produksi kerupuk lebih tinggi dari sebelumnya," kata Mujid pada Selasa (1/3/2022). 

Mujid berharap Diskoperindag Gresik turun ke pengusaha-pengusaha kerupuk di Menganti. Meski sudah ada harga yang ditetapkan, yakni Rp14 ribu, namun minyak goreng tetap langka dan sulit ditemui. 

"Setelah ini saya koordinasi dengan Diskoperindag untuk turun membantu UMKM. Kenyataan di lapangan bahan baku minyak goreng masih langka," papar Mujid.

 Mujid menambahkan, pengusaha kerupuk juga mengeluhkan harga tepung tapioka yang ikut naik. Kondisi ini harus menjadi perhatian. Akibat bahan baku mahal, Mujid merincu sudah ada tiga produsen kerupuk rumahan yang gulung tikar.  

Ke depam, Mujid akan membantu pengusaha kerupuk dengan membantu pengajuan bantuan alat melalui dana hibah. Sehingga produsen kerupuk bisa bertahan. 

"Diskoperindag perlu turun lagi, pengrajin rumahan mulai kerupuk, tahu, tempe biar didata berapa yang kembang kempis, berapa yang berhenti beroperasi itu perlu di data. Kami perlu data itu pemkab harus hadir ke UMKM," terangnya. 

Salah satu pengusaha kerupuk yang masih bertahan adalah milik Sutino. Lokasinya berada di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti.

 Pria berusia 59 tahun itu kurang lebih sudah 30 tahun menjadi pengusaha kerupuk, baru kali ini mengalami situasi paling parah kelangkaan minyak goreng. 

 "Kalau saya berhenti produksi, kasihan mereka mau makan apa. Baru kali ini minyak goreng langka paling parah. Ditambah lagi tepung tapioka harganya juga ikut naik," kata Sutino. grs

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…

Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

Kamis, 21 Mei 2026 12:39 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Sejumlah k…

Direktur Perumda BPR Kota Blitar Diduga Korupsi Penyaluran Kredit Perumda BPR, Kini di Tahan

Direktur Perumda BPR Kota Blitar Diduga Korupsi Penyaluran Kredit Perumda BPR, Kini di Tahan

Kamis, 21 Mei 2026 12:24 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Blitar akhirnya menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor)…

Kenalin 'Sadewa', Sapi Kurban Berbobot 1,7 Ton Pilihan Presiden Prabowo di Blitar

Kenalin 'Sadewa', Sapi Kurban Berbobot 1,7 Ton Pilihan Presiden Prabowo di Blitar

Kamis, 21 Mei 2026 12:17 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kenalan dengan sapi jenis limosin yang diberi nama 'Sadewa Next Generation' menjadi sapi pilihan Presiden RI Prabowo Subianto untuk…

Walikota Perintahkan ASN Kota Mojokerto Perkuat Sinergi dan Buang Ego Sektoral

Walikota Perintahkan ASN Kota Mojokerto Perkuat Sinergi dan Buang Ego Sektoral

Kamis, 21 Mei 2026 12:14 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:14 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojolerto - Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari mengimbau seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk  bersinergi dalam me…