Imbas Pemberhentian PTT RSUD, DPRD kota Probolinggo Dilurug Aliansi LSM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak Aliansi LSM Lurug Kantor Dewan. SP/KURNIAWAN L
Tampak Aliansi LSM Lurug Kantor Dewan. SP/KURNIAWAN L

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Buntut Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 128 tenaga PTT/honorer di RSUD. Dr Moh. Saleh Probolinggo, DPRD dilurug gabungan Ormas dan warga Probolinggo, Rabu (2/3).

Gabungan ormas dan LSM yang menamai diri Aliansi LSM Probolinggo tersebut menuntut ketua DPRD kota Probolinggo menindaklanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Aliansi bareng komisi tiga beberapa waktu lalu.

Sekedar diketahui, sebelumnya perkara ini telah menjadi materi pembahasan dalam RDP di komisi tiga, namun beberapa kesimpulan dari hasil RDP tersebut belum menjadi rekomendasi DPRD ke pemerintah.

Aliansi LSM menilai, keputusan PHK 128 tenaga honorer RSUD DR. Moh. Saleh tersebut dinilai kurang tepat, selain dianggap sebagai keputusan sepihak, pemberhentian 128 pekerja yang telah mengabdi selama puluhan tahun itu diduga berafiliasi politik.

"Di tengah sulitnya mencari pekerjaan seperti ini, tak sepantasnya pemerintah mala menciptakan pengangguran, jika PHK didasari karena overload pekerja, lantas kenapa dulu melakukan perekrutan, dan kenapa baru puluhan tahun baru diketahui kalau overload". Kata Eko Prasetyo penanggung jawab aksi.

"Kami hanya ingin mereka yang diberhentikan tidak dianggarkan, harusnya tetap diberdayakan, karena setidaknya mereka memiliki keterampilan, terlebih nanti kota Probolinggo memiliki rumah sakit baru yang tentunya butuh banyak tenaga medis, sambil menunggu selesainya rumah sakit baru, kan bisa 128 orang itu didistribusikan ke OPD lain" jelas Eko.

Eko melanjutkan, menurutnya beberapa solusi telah disimpulkan saat RDP bareng komisi tiga beberapa waktu lalu, yang pada dasarnya 128 pekerja tersebut dihindarkan dari pengangguran, namun kesimpulan hasil RDP bareng komisi tiga tidak pernah diteruskan ke pemerintah oleh jajaran ketua DPRD kota Probolinggo.

Ada yang menarik di lokasi saat demo, sejumlah wartawan spontan menyoroti kehadiran walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

Di tengah kerumunan para pendemo, Habib Hadi ( sapaan walikota Probolinggo ) mengajak para eks. Pekerja RSUD menepi ke sisi kanan kantor DPRD.

"Yang pegawai rumah sakit mana, ayo ke sini" ucap Walikota.

"Ayo ke sini, kita usut yang 30 sampai 50 juta" Teriaknya.

Ucapan habib menyebut angka di tengah polemik pemberhentian 128 pekerja PTR/Honorer, menguatkan dugaan adanya cost atau biaya yang dikeluarkan eks. Pegawai saat awal mendaftar menjadi pegawai di rumah sakit tersebut, namun belum diketahui jelas, dengan siapa dan berapa angka itu mereka setorkan.

Plt. RSUD Dr. Moh. Saleh dr. Abraar HS. Kuddah dikonfirmasi belum memberikan jawaban. wan

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…