Listrik Madura Pulih 100 Persen, PLN Pastikan Listrik Seluruh Pelanggan Kembali Menyala

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi, Surabaya - PLN berhasil memulihkan pasokan listrik ke seluruh pelanggan yang terdampak gangguan penghantar Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Ujung - Bangkalan pada Sabtu (26/2) lalu.
 
Gangguan ini menyebabkan berkurangnya beban sebesar 15 megawatt (MW) pada siang hari dan 60 MW di malam hari, sehingga mengakibatkan padam di beberapa wilayah Pulau Madura.
 
"Tahapan demi tahapan telah dilalui, Alhamdulillah pada Senin (7/3) pukul 03.07 WIB, listrik sudah kembali normal 100 persen," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Lasiran.
 
Dalam proses pemulihan listrik, PLN memastikan masyarakat tetap bisa menikmati listrik. PLN mengoperasikan 73 unit genset dengan kapasitas 5,6 MW yang didatangkan dari Jakarta Raya, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk mendukung pemulihan sementara di wilayah terdampak.
 
"PLN juga memasang genset di Gardu Induk Sampang berkapasitas 14,2 MW untuk mengurangi beban padam yang beroperasi secara bertahap sejak Sabtu (5/3)," ujar Lasiran.
 
PLN pun memberikan bantuan sebanyak 15.408 emergency lamp kepada rumah sakit, puskesmas, pondok pesantren, masjid, mushola dan fasilitas publik lainnya sejak (28/2).
 
"Seluruh personel PLN dari semua Unit Layanan Pelanggan di Madura kami terjunkan untuk mendata dan mendatangi rumah sakit, puskesmas, masjid dan fasilitas pelayanan publik lainnya agar masyarakat tetap mendapatkan akses penerangan sementara dengan emergency lamp," imbuh Lasiran.
 
Lasiran juga mengucapkan terima kasih atas dukungan  semua stakeholder dan seluruh masyarakat Madura sehingga proses pemulihan pasokan listrik bisa berjalan lancar.
 
"Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Forkopimda, Bupati, stakeholder, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Madura atas dukungan yang telah diberikan, yang terus memompa semangat personel PLN memberikan upaya optimalnya dalam pemulihan ini," ungkap dia.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kerja keras PLN dalam memulihkan pasokan listrik ke warga. Ia berharap ke depannya kejadian serupa tidak terjadi lagi dan pasokan listrik di Jawa Timur terus andal. 
 
"Terima kasih kepada masyarakat Madura yang telah memberikan dukungan dan tetap bersabar, saat ini pasokan listrik ke Pulau Madura sudah kembali normal 100 persen. Tak lupa kita patut acungkan jempol atas kerja keras rekan-rekan PLN, siang malam mengawal upaya pemulihan," ujar Khofifah.
 
Bupati Pamekasan Badrut Tamam menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras tim PLN pulihkan sistem kelistrikan. 
 
" Alhamdulillah sistem kelistrikan di Madura sudah kembali normal. Terimakasih atas kerja keras rekan-rekan PLN di lapangan yang telah berjibaku menangani dan mengatasi gangguan," tambah Badrut.
 
Salah satu warga Sumenep, Syafiudin Syarif yang berprofesi sebagai guru SMA ini turut memberikan apresiasi kepada PLN yang hadir dan tetap memberikan layanan berupa jaminan ketersediaan listrik bagi masyarakat Madura.
 
"Gerak cepat perbaikan dan skenario strategis dalam penjaminan ketersediaan listrik merupakan tindakan terbaik untuk menjamin hak rakyat atas energi listrik. Terimakasih PLN atas kerja keras dalam penanganan gangguan ini," pungkasnya.
 
Tak hanya bergerak cepat memulihkan pasokan listrik, pada Kamis (3/3) lalu, PLN Peduli memberikan 600 paket sembako kepada warga Sampang dan Pamekasan yang terdampak banjir.
 
Selain itu, PLN juga memberikan santunan kepada Yatim dan Dhuafa kepada warga sekitar Gardu Induk Sampang, Sabtu (5/3). Sebanyak 10 anak yatim dan 15 dhuafa yang hadir pun turut mendoakan agar proses pemulihan gangguan berjalan lancar serta sistem kelistrikan di Madura kembali normal. By
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…